Bandel Tak Pakai Masker, Wisatawan di Pagaralam Dihukum di Tempat

Tak kenakan masker dihukum push up.

Laporan : Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Pagaralam masih menjadi primadona bagi wisatawan untuk berlibur tahun baru. Tak heran, jika beberapa tempat wisatawan terlihat ramai dikunjungi, meski sebenarnya masih dalam suasana pandemic Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Bacaan Lainnya

Jauh sebelumnya, Pemerintah Kota Pagaralam, Satgas Covid-19 Pagaralam dan kepolisian telah mensosialisasikan kepada wisatawan untuk menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Tapi nyatanya, banyak wisatawan lokal ataupun dari kabupaten/kota lain, yang bandel dengan tidak menggenakan masker ke tempat wisata yang berada di Pagaralam Utara. Untuk menekan penyebaran Covid-19 ini, Polsek Pagaralam Utara melaksanaan operasi penerapan protokol kesehatan di tempat wisata yang ada di Sektor Pagaralam Utara, Sabtu (2/1/2021).

Tak sedikit dari wisatawan yang terjaring razia masker ini. Mereka yang terjaring langsung diberikan hukuman di tempat, seperti menghafal Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan dan push up.

Iptu Hamdani melalui Kanit Intelkam Polsek Pagaralam Utara Bripka Eka Se yang memimpin operasi ini mengatakan, razia masker digelar menindaklanjuti Peraturan dan Maklumat Kapolri tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Polsek Pagaralam Utara mengimbau wisatawan lokal atau dari kabupaten/kota lain untuk tetap menerapkan 3M.

“Tujuan utama kami melakukan razia masker ini dikarenakan operasi sebelumnya, sudah melakukan sosialisasi dan himbauan, tetapi masih ada saja beberapa warga yang kami temukan tidak memakai masker. Selain itu, pemberlakuan Perda yang dibarengi sanksi ini tidak lain untuk meningkatkan kesadaran warga,” ungkap Eka, kepada Sumselupdate.com.

Dikatakannya juga, operasi yang dilakukan bukan hanya untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan (Prokes), tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Pemandangan itulah, yang masih diberlakukan tim satuan tugas (Satgas) Covid 19 di kota Pagaralam.

“Pelanggar Protokes yang terjaring operasi, jadi kita diberikan sanksi dengan menghafal Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu kebangsaan lainnya,” ungkapnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.