Atasi Bencana, Korem Gapo, BPBD dan Basarnas Latihan Bersama

Prajurit TNI dari Korem 044/Gapo saat mengikuti pelatihan kebencanaan.

Palembang, sumselupdate.com – Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, jajaran Korem 044/Gapo menjalani Pelaksanaan Latihan Penanggulangan Bencana Alam (Latgulbencal) untuk memaksimalkan penanganan bencana alam pada saat musim hujan.

Pembekalan meliputi materi Basic First Aid (Pertolongan pertama tingkat dasar) yang disampaikan Rano Hizkia Gultom dari Basarnas Palembang, meteri peran Pemerintah dalam penanggualangan bencana oleh Ansori dari BPBD Provinsi Sumsel dan materi pengurangan resiko banjir, tanah longsor  dan bencana lainnya yang disampaikan oleh H Syaifudina N dari BPBD Provinsi Sumsel.

Bacaan Lainnya

Kegiatan latihan yang melibatkan ratusan prajurit dari jajaran Korem 044/Gapo ini, setelah menerima pembekalan materi secara teori dari BPBD Prov Sumsel dan Basarnas Palembang, dilanjutkan pengenalan dan praktek tata cara operasional alat perlengkapan yang digunakan dalam penanggulangan bencana banjir.

Seperti perahu karet dan mesin perahu, praktek tenda lapangan, water treatment portable, mobil dapur lapangan, dan perlengkapan lainnya.

Kepala Seksi Operasi Korem 044/Gapo, Letkol Inf Andik Siswanto, Kamis (29/11/2018) mengatakan, bahwa latihan ini guna meningkatkan sinergitas hubungan kerja antara TNI AD khususnya Korem 044/Gapo dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait dalam melaksanakan operasi bantuan melalui Pola Operasi Militer Selain Perang sesuai dengan Undang-Undang RI No 34 Tahun 2004.

“Dalam hal ini Korem 044/Gapo sebagai Satuan Komando Kewilayahan mempunyai tugas membantu Pemerintah Daerah dalam menangani bencana alam. Seperti dalam Latgulbencal banjir ini pula, seluruh unsur-unsur yang terlibat, diharapkan mampu melaksanakan komando pengendalian dan kerjasama antar unsur yang terlibat di dalam operasi penanggulangan bencana alam banjir ini,” terang Kasiops.

Diharapkan, tambah Andi lagi, dengan kegiatan ini akan tercapai kesepahaman dari masing-masing pihak dalam menangani kasus bencana alam yang bisa saja terjadi wilayah Sumatera Selatan. (adi)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.