Muarabeliti, Sumselupdate.com – Sebanyak 200 personel gabungan Polres Mura dan polsek jajaran dikerahkan dalam kegiatan latihan pengendalian massa yang dipimpin oleh Wakapolres Mura, di Kompolek Agropolitan Center, Kecamatan Muara Beliti, Kamis (29/9/2017).
Dalam simulasi tersebut pasukan yang diterjunkan mengamankan massa yang bertindak anarkis ini terlihat dari asap hitam mengepul. Namun, kepulan asap itu bukan karena kebakaran, merupakan rangkaian kegiatan latihan penanganan unjuk rasa yang dilakukan jajaran Polres Musirawas.
Kapolres Mura AKBP Pambudi melalui Wakapolres Kompol Benny Prasetya didampingi Kabag Ops Kompol Suhardiman menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin Polres Mura untuk meningkatkan kemampuan setiap personel dalam menghadapi aksi massa.
“Anggota sebenarnya sudah memahami tahapan pengendalian massa, tapi hal ini perlu direfresh untuk lebih meningkatkan kemampuan personel. Dalam pengendalian massa, aturan yang berlaku merujuk Peraturan Kapolri Nomor 16 tahun 2006 terkait tahapan yang dilakukan berdasarkan klasifikasi keadaan, yakni situasi tertib (hijau), situasi tidak tertib (kuning) dan situasi melanggar hukum (merah),” terang Wakapolres.
Dijelaskannya, untuk sarana prasarana di Polres Mura sudah cukup memadai, karena telah tersedia tameng, alat pemukul, pakaian huru-hara, kendaraan kawat barier dan kendaraan Water Canon.
“Kedepan Polres Mura siap memberikan pelayanan masyarakat berupa penanganan unjuk rasa. Dalam pengendalian massa, khususnya pada pola lintas ganti dalam situasi melanggar hukum, kami senantiasa koordinasi dengan Detasemen Brimob untuk penebalan kekuatan. Namun, pola preemtif dengan mengedepankan tim negosiator lah yang menjadi harapan kita dalam penanggulangan massa untuk ketertiban dan kepentingan masyarakat yang lebih luas,” ungkapnya. (Ain)











