Palembang, Sumselupdate.com – Aksi gelombang kedua mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus memanas di depan Gerbang DPRD Sumsel dengan membakar ban, Senin (1/9/2025).
Kobaran api dari ban bekas menjadi pusat lingkaran massa aksi yang berorasi secara bergantian.
Satu per satu perwakilan organisasi eksternal mahasiswa naik ke atas mobil komando menyuarakan aspirasi, disertai nyanyian lagu-lagu perjuangan yang semakin membakar semangat demonstran.
Di tengah aksi, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdi bersama sejumlah ketua komisi turun menemui mahasiswa.
Mereka sempat menggelar diskusi singkat di sekitar mobil komando, namun pagar utama gedung DPRD tetap tertutup rapat dengan penjagaan ketat aparat kepolisian untuk mencegah eskalasi.
Situasi kian tegang ketika gesekan mulai terjadi di barisan belakang massa, tepatnya di kawasan Simpang Lima DPRD Sumsel.
Kondisi itu membuat mobil komando yang semula berada di depan gerbang terpaksa ditarik mundur oleh pengunjuk rasa.
(**)











