Aniaya Anak Kandung Karena Sering Menangis, Ayah di Muratara Jadi Tersangka

Tersangka saat diamankan di Mapolres Muratara

Laporan Marwan Ashari

Muratara, Sumselupdate.com – Diduga kesal anaknya sering nangis, Tri Fiki (26) warga Desa Norman Lama, Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Muratara tegah menganiaya anaknya sendiri inisial PA yang masih berumur dua tahun. Akibat perbuatan itu pelaku ditangkap jajaran Satreskrim Polres Muratara, Selasa (24/11/2020).

Bacaan Lainnya

Perbuatan tersangka menyebabkan tulang lengan tangan kanan mengalami pergeseran. Penangkapan tersangka sesuai dengan LP/B- 58 /XI/SUMSEL/Res Muratara, tanggal 22 November 2020.

Menurut Istri tersangka, peristiwa KDRT itu terjadi pada Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 08.00 wib. Saat itu korban sedang bermain di samping kamar sembari menangis karena mau ikut dirinya masak, sementara tersangka tengah tidur di dalam kamar.

Kesal dengan korban yang menangis terus, pelaku terbangun dan langsung mengangkat tangan korban dengan menarik secara kuat dan memukul korban sehingga lengan tangan korban mengalami pergeseran tulang.

Setelah pelaku melakukan pemukulan terhadap korban, istri tersangka langsung berteriak dan datanglah Kakak kandung pelapor menyelamatkan pelapor dan korban. Lalu keluar dari rumah dengan melewati pintu jendela karna pintu rumah dikunci oleh pelaku.

Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Dedy Rahmat Hidayat, membenarkan penangkapan tersebut.

Pelaku diamankan oleh keluarga pelapor dan kepala desa, lalu diserahkan ke piket Reskrim dan dilakukan upaya penangkapan terhadap pelaku.

“Pelaku kooperatif dalam pemeriksaan saat ini mengakui perbuatannya dan pelaku langsung dilakukan penahanan di rutan Polres Muratara. Pelaku disangkakan melanggar Pasal 80 Jo 76c undang undang RI No 35 Tahun 2014 atas perubahan UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.