Anggota Polda Sumsel Tewas di Dalam Saluran Air, Ternyata Ini Pemicunya

Senin, 14 Desember 2020
Jasad Aipda Ujang Hasbullah saat pertama kali ditemukan di dalam saluran air, Senin (14/12/2020) pagi.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Palembang – Masyarakat di sekitar Jalan Sintraman Jaya I, Kelurahan 20 Ilir D-II, Kecamatan, Kemuning, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan dikejutkan dengan penemuan mayat laki-laki di dalam saluran air, Senin (14/12/2020).

Read More

Saat ditemukan posisi jasad yang belakangan diketahui bernama Aipda Ujang Hasbullah (57), warga Komplek Pakri yang sehari-hari berdinas di Biddokkes Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel itu, kepalanya berada di bawah, sementara kaki berada di atas.

Jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan proses autopsi. Namun diduga kuat korban meninggal akibat sakit.

“Sudah shalat subuh tadi warga melihat ada kaki di dalam selokan. Dikira boneka tapi ketika didekati rupanya manusia. Kalau jenis kelaminnya laki-laki kalau dilihat tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Wati, Ketua RT 33 RW 09 di Jalan Sintraman Jaya I, Kelurahan 20 Ilir D-II, Kecamatan, Kemuning, Kota Palembang.

Menurut Wati, setelah mendapat informasi tersebut dirinya langsung melaporkan peristiwa tersebut ke petugas Polsek Kemuning.

Kemudian anggota langsung mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Palembang.

Dikatakannya, jika dilihat kondisi jenazah sendiri muka sudah membiru dan tidak ada tanda kekerasan pada tubuhnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan jenazah yang ditemukan tergeletak di di dalam selokan itu adalah Aipda Ujang Hasbullah.

Supriadi mengatakan, korban selama ini dalam pengobatan penyakit jantung yang dideritanya.

“Ia ditemukan meninggal dunia tergeletak di selokan kemungkinan terkena serangan jantung,” kata Supriadi kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (14/12/2020).

Dikatakan Supriadi, seperti biasa usai apel pagi yang bersangkutan bersama beberapa personel lainnya langsung ke Biddokkes untuk perawatan penyakit yang dideritanya.

“Berdasarkan data Aipda Ujang Hasbullah setahun lagi akan memasuki masa pensiun,” katanya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts