Jakarta, Sumselupdate.com – Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Barat I, M Shadiq Pasadigoe, menilai penyediaan hunian layak dan aman merupakan bagian penting dari pemenuhan hak dasar masyarakat, sekaligus fondasi pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana. Relokasi warga dari kawasan rawan bencana ke hunian lebih aman sebagai kebijakan strategis yang harus didukung lintas sektor.
Karena itu, dia mengapresiasi dan mendukung langkah cepat dan terukur Wali Kota Padang, Fadly Amran memperjuangkan penyediaan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang.
Menurut Shadiq, upaya Walikota Padang secara langsung mendampingi Kepala BNPB meninjau lahan aset Pemko Padang di kawasan belakang Pasar Simpang Haru, merupakan bentuk kepemimpinan responsif dan berpihak pada rakyat.
“Saya mengapresiasi langkah Wali Kota Padang yang tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga memikirkan solusi jangka menengah dan panjang melalui penyediaan huntara dan huntap. Ini adalah wujud kehadiran negara di tengah rakyat yang sedang dilanda bencana,” ujar Shadiq dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Sebagai anggota Komisi XIII DPR yang membidangi urusan hukum dan hak asasi manusia, Shadiq menegaskan, hak atas tempat tinggal yang layak bagian dari hak konstitusional warga negara yang wajib dijamin negara, terutama dalam situasi bencana.
“Sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan BNPB ini patut menjadi contoh. Saya berharap pemerintah pusat memberikan dukungan maksimal agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” tambah Politisi Fraksi Partai NasDem ini.
Baca juga : Terima Kunjungan Delegasi Parlemen Korea Selatan, BKD DPR RI Bahas Penguatan Dukungan Legislasi
Shadiq juga mendorong agar program pemulihan tidak hanya berhenti pada pembangunan hunian, tetapi dilanjutkan dengan normalisasi sungai, perbaikan infrastruktur lingkungan, serta pemulihan mata pencaharian masyarakat terdampak.
“Bencana tidak boleh memutus harapan rakyat. Negara harus hadir secara utuh, dari tanggap darurat hingga masyarakat benar-benar pulih dan bangkit,” tuturnya. (duk)
Baca juga : Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Sebut Tumpukan Kayu Berbagai Jenis Penuhi Badan Sungai











