Jakarta, Sumselupdate.com – Anggota Komisi V DPR RI Saadiah Uluputty menyoroti ketimpangan data kawasan transmigrasi di Provinsi Maluku yang tercatat di pemerintah pusat.
Dia mendesak Kementerian Transmigrasi untuk memutakhirkan database tersebut agar program bantuan pemerintah, seperti beasiswa, dapat diakses secara merata oleh seluruh kawasan transmigrasi di daerah tersebut.
Hal ini disampaikan dalam agenda Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Dikatakan, dari enam daerah transmigrasi di empat kabupaten di Maluku, hanya dua yang diakui dalam sistem pusat.
Kondisi ini menyebabkan wilayah lain seperti Waiapo di Pulau Buru dan Bula Barat di Seram Bagian Barat kesulitan mengakses database program tersebut sehingga semakin menghambat memenuhi syarat.
“Kami tidak bisa mengakses karena sudah terkunci dengan persyaratan tidak ada dalam database ya Kementerian Transmigrasi,” jelas Saadiah.
Baca juga : Komisi X DPR RI Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
Dia mengapresiasi program beasiswa yang dicanangkan Kementerian Transmigrasi. Program ini sangat strategis untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang akan menciptakan transformasi ekonomi daerah setempat.
Baca juga : Komisi VII DPR RI Desak InJourney Wujudkan Bandara Inklusif, Jangan Ada Hambatan bagi Disabilitas!
“Kami apresiasi program program beasiswa Kementerian Transmigrasi ini. SDM-SDM ini akan dikembalikan ke daerah transmigrasi dan mereka sebagaimana tadi paradigma yang disampaikan Pak Menteri itu yang sudah terjadi ada transformasi yang bagus,” tutur Saadiah. (duk)











