Pagaralam, Sumselupdate.com – Gunung Dempo yang terletak di wilayah Lahat, Empat Lawang, dan Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), masih berada pada Level II (Waspada) berdasarkan laporan pengamatan 24 jam terakhir per 4 April 2025.
Masyarakat dan wisatawan diminta untuk tidak mendekati kawah dalam radius 1 km dan sektor bukaan kawah sejauh 2 km ke arah utara.
“Mengingat kawah merupakan pusat letusan dan potensi keluarnya gas-gas vulkanik yang membahayakan, kami sangat mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas apalagi berkemah di area tersebut,” ujar Megian Nugraha, AMd, Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Dempo melalui situs resmi Magma Indonesia.
Dalam laporan yang dirilis, cuaca di sekitar gunung bervariasi dari cerah hingga hujan, dengan suhu udara berkisar antara 18-26° celcius dan angin bertiup ke arah utara, selatan, dan barat.
Secara visual, Gunung Dempo tampak jelas meski sesekali tertutup kabut, dan tidak teramati adanya asap kawah.
Pengamatan kegempaan mencatat satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 23 mm dan durasi 23 detik, serta satu kali gempa tremor menerus dengan amplitudo dominan 0,5 mm.
Meskipun aktivitas kegempaan masih relatif rendah, status Waspada tetap diberlakukan mengingat potensi bahaya tetap ada.
“Status Waspada berarti aktivitas vulkanik lebih tinggi dari normal, meski belum menunjukkan gejala akan segera meletus. Namun kewaspadaan mutlak diperlukan,” tambah Megian Nugraha dalam keterangannya.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pengamatan Gunungapi Dempo terus memantau kondisi gunung secara intensif.
Masyarakat diimbau tetap mengikuti informasi resmi dari lembaga terkait dan tidak mudah terpancing oleh kabar yang belum terverifikasi.











