Ahmad Sobirin Diringkus, Usai Satu Tahun Jadi Buronan Polisi

DITANGKAPTersangka Ahmad Sobirin (24) berhasil diringkus oleh Team Shadow Wallet (SW) Polres OKU Timur.

Laporan: Rahmat Agusman

Bacaan Lainnya

Martapura, Sumselupdate.com-Pelarian
Ahmad Sobirin (24), selama satu tahun berakhir sudah. Warga Dusun Talang Heni, Desa Muncak Kabau, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil diringkus oleh Team Shadow Wallet (SW) Polres OKU Timur.

Dalam melancarkan aksinya, Ahmad tidak sendirian, namun dibantu empat rekannya. Penangkapan terhadap tersangka dilakukan di Jalan Tanggul Irigasi, Desa Muncak Kabau, Kecamatan BP Bangsa Raja, Kabupaten OKU Timur, Rabu (9/9/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.

Tersangka ditangkap atas laporan korban Evit Listiawati (26), warga Dusun I, Desa Way Halom, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, yang tertuang dalam laporan polisi Nomor : Lp. B/ 04 /IV/2019/Sumsel/OKUT/SEK BMD tanggal 27 April 2019.

Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon, SIk, MH, didampingi Kasubag Humas Polres OKU Timur AKP Hamdan mengatakan, dari kelima tersangka tersebut, tiga di antaranya sudah diringkus dan sedang menjalani hukuman di Mapolres OKU Timur.

Ketiga tersangka tersebut, yakni Hendrianto (29), Agus Saputra (20) dan Eka (32). Ketiganya merupakan warga Kampung Baru, Dusun Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur. Serta satu orang pelaku masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), yaitu RF (23).

Menurut keterangan dari kepolisian, kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) terjadi pada 27 April 2019, tepatnya di Jalan Raya, Dusun Tanjung Rejo, Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur.

Saat itu korban bersama mertuanya mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat B 3068 CEW. Saat melintas di lokasi kejadian kelima pelaku datang dari arah belakang dengan dua unit sepeda motor dan langsung memepet korban.

“Salah seorang pelaku yang berbonceng tiga langsung memepet dan hendak merebut kunci, namun karena tidak berhasil akhirnya korban mencabut kunci motornya sendiri dan berhenti. Karena kuncinya tidak berhasil direbut pelaku mengancam akan menembak korban,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon, Kamis (10/9/2020).

Sejurus kemudian, mertua korban diancam dengan sebilah senjata tajam oleh pelaku, dan pelaku lainnya mengejar korban.

“Korban lari dan teriak minta tolong,” jelasnya.

Karena takut aksinya ketahuan warga, akhirnya kelima pelaku mendorong motor korban dengan motor mereka. Melihat motornya sudah dibawa kelima pelaku, korban memberanikan diri menghentikan mobil yang lewat untuk mengejar motornya yang dibawa kabur.

Ketika sampai di Desa Way Halom, korban meminta kepada masyarakat sekitar untuk membantu mengejar pelaku tersebut.

“Dengan bantuan masyarakat sekitar akhirnya dua orang pelaku berhasil diamankan beserta sepeda motor milik korban. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp6 juta,” beber dia. (**)


Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.