Bali, Sumselupdate.com — Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menyatakan, jelang Pemilu 2024 tidak boleh membuat suasana kebangsaan menjadi pengap dan sesak.
Para elit politik saat Pemilu kerap kali membuat pernyataan gaduh dan cenderung memanaskan.
“Memang ini tahun politik tetapi elit politik kita haruslah memberi pernyataan optimisme, mencerahkan dan menggembirakan yang menunjukkan persatuan di atas segala-galanya,” kata Muzani di Bali, Sabtu (2/12/2023).
Muzani menyakini elit politik di tanah air tercinta memiliki cakrawala dan cakra pandang luas tentang masa depan bangsa.
“Betul dalam proses pesta demokrasi waktunya memberi pengaruh besar kepada rakyat untuk menentukan pilihan. Terkadang pandangan itu seringkali membuat suasana terasa hangat bahkan panas. Dalam pandangan kami, harus dijaga suasana kebangsaan kita, suasana kebangsaan harmonis, kekeluargaan dan persaudaraan di antara sesama anak bangsa,” ujar Sekjen Partai Gerindra ini.
Dikatakan, sejarah bangsa Indonesia menunjukkan berkali-kali, ketika tentang nasib negara tidak jelas, semua kembali kepada NKRI tahun 50an dan itu selesai.
Menurut Muzani, ketika keruwetan, saat G30 SPKI dan itu juga selesai. Dan ketika hal sama tahun 1998 bagaimana amandemen dan proses negara yang baik, karena tuntutan reformasi dan akhirnya selesai.
“Karena itu dalam sejarah bangsa Indonesia, keruwetan, kerumitan, bahkan persengketaan ujungnya kembali kepada persaudaraan,” tegas anggota Komisi I DPR ini. (duk)











