Palembang, Sumselupdate.com — Sejak dihentikannya sementara proyek layang atau elevated seperti jalan tol layang, LRT, MRT, hingga jembatan oleh pemerintah, tidak berdampak terhadap proses penyelesaian pembangunan LRT Palembang Sumatera Selatan.
Moratorium sementara pengerjaan proyek infrastruktur yang dilaksanakan oleh pemerintah tersebut dipastikan tidak akan mengganggu percepatan penyelesaian Light Rail Transit (LRT) Palembang yang akan dipersiapkan untuk pelaksanaan Asian Games 2018.
Kepala Proyek Utama LRT Palembang, Masudi Jauhari, Kamis (22/2/2018) mengatakan, terkait pernyataan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, yang menyatakan pemberhentian sementara seluruh proyek tersebut tidak mempengaruhi ataupun menghambat pengerjaan LRT di Palembang.
Dijelaskannya, LRT Palembang saat ini tidak ada lagi pengerjaan pengangkatan girder atau pekerjaan elevated, karena pemasangan girder sepanjang 24 kilometer tersebut sudah selesai, bahkan beberapa minggu lalu beton dinyatakan siap untuk menahan beban di atas, artinya semua clear.
“Kita hingga saat ini tidak ada lagi pengerjaan pengangkatan girder atau pekerjaan elevated, karena pemasangan girder sepanjang 24 kilometer tersebut sudah selesai,” ucapnya.
Meski begitu, terkait dengan adanya sejumlah kecelakaan kerja yang terjadi di sektor pengerjaan wilayah lain, lanjut Masudi, membuat pihaknya tetap berhati-hati dalam pelaksanaan pekerjaan.
“Untuk memastikan semua berjalan sesuai ketenatuan, kita melakukan evaluasi, terutama keselamatan kerja. Karena pekerjaan kita berada di ketinggian. Kita juga tetap improve untuk mengevaluasi tentang potensi bahaya,” jelasnya.
Masudi juga menambahkan, saat ini memang ada pekerjaan yang masih membutuhkan konsen yakni pemasangan atap di stasiun. Itu potensi bahayanya cukup tinggi
“Itu artinya pengerjaan di bagian atas LRT Palembang sudah tidak ada lagi, sekarang tinggal finishing. Bahkan pemasangan rel pun sudah 90 persen dengan progres pengerjaan mencapai 86,7 persen,” tutupnya. (adi)











