Baturaja, Sumselupdate.com – Untuk menekan harga gula pasir yang sejak beberapa pekan terakhir terus mengalami kenaikan. Bulog Sub Divre Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan operasi pasar gula pasir.
“Sudah hampir sepekan ini kami gelar operasi gula pasir di depan Kantor Bulog di Jalan Kemelak,” kata Kabulog Sub Divre OKU, Junaidi, saat dihubungi, Minggu (20/11/2016).
Junaidi menjelaskan, sejak beberapa pekan ini harga gula pasir disejumlah pasar tradisional di OKU Raya, yakni OKU Induk, OKU Timur dan OKU Selatan terus merangkak naik. Bahkan, sempat tembus Rp14.000 per kilogram.
Melihat lonjakan itu, lanjut dia, pihaknya langsung meminta suplay gula pasir sebanyak lima ton kepada Bulog provinsi untuk dijual dalam operasi dengan harga relatif lebih murah, yakni Rp12.500 per kilogram.
“Animo masyarakat cukup tinggi untuk membeli gula pasir yang kita jual. Rata-rata sehari laku 50 kilogram dan kondisi ini secara otomatis membuat harga di pasaran berangsur turun dan kini sudah diposisi Rp13.000 per kilogram,” tegasnya.
Selain gula pasir, lanjut Junaidi, pihaknya dalam waktu dekat juga akan menggelar operasi pasar kebutuhan pokok lainnya, seperti beras kualitas medium, telur ayam ras, minyak goreng dan tepung terigu.
“Rencananya jelang Natal dan tahun baru nanti, kami juga akan melakukan operasi lima bahan kebutuhan pokok, yakni beras, telur, tepung terigu, minyak goreng dan gula pasir guna menekan agar nilai jualnya tetap stabil di pasaran,” ungkapnya.
Guna merealisasikan operasi pasar itu, kata Junaidi, Desember nanti pihaknya menyiapkan stok beras kualitas medium sebanyak 10.000 ton, gula pasir 50 ton, minyak goreng 500 liter dan tepung terigu 500 kilogram.
“Operasi pasar itu akan dilakukan di tiga kabupaten, yakni OKU Induk, OKU Timur dan OKU Selatan dengan melibatkan 75 rumah pangan yang sudah dibentuk. Saya optimis dengan adanya operasi pasar ini harga bahan kebutuhan pokok di pasaran akan tetap stabil,” tandasnya. (yan)











