Kuala Lumpur, Sumselupdate.com– Unjuk rasa besar-besaran digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, hari ini, Sabtu, 19 November. Ribuan kelompok pro-demokrasi Malaysia yang menamakan dirinya “Bersih” melakukan demonstrasi untuk menuntut PM Malaysia Najib Tun Razak turun dari jabatannya.
Beberapa jalan protokol di Malaysia seperti Dataran Merdeka, ditutup oleh barikade Polisi. Dilansir dari kantor berita Bernama, untuk mencegah massa masuk, beberapa truk besar di parkir di sejumlah sudut jalan.
Pengunjuk rasa yang memakai baju berwarna kuning ini menuntut diterapkannya prinsip demokrasi. Demonstrasi massa ini merupakan puncak dari unjuk rasa keliling selama 7 minggu dalam menanggapi skandal megakorupsi perusahaan investasi negara 1Malaysia Development Berhad yang menyeret PM Najib. Bersih sendiri telah menggelar 4 demonstrasi besar sejak 2007.
“Kami akan menuntut perubahan karena kami telah menciptakan kesadaran tingkat nasional. Kami pun berharap lebih banyak orang berpartisipasi,” kata Ketua Bersih, Maria Chin Abdullah.
Sementara itu, mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad ikut mendukung aksi demo tersebut. Menurutnya, saat ini kondisi Malaysia sudah memasuki masa kritis.
Dia pun menyatakan, kondisi Malaysia hanya bisa disembuhkan dengan adanya pergantian pemerintahan.
“Kita tidak bisa dipimpin seseorang yang dituduh oleh dunia telah menghilangkan begitu banyak uang,” jelas dia kutip dari Channel News Asia, Sabtu (19/11/2016).
“Saya harap seluruh warga Malaysia memberikan dukungannya dan turut serta di demonstrasi bersih ini,” ujar Mahathir.
Merespons demo bersih, Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak menyatakan dirinya bukan seorang pengecut yang takut pada demonstrasi jalanan. Ia menekankan tak akan mau mundur hanya karena hal tersebut.
Dia menekankan, hanya ada satu cara menyingkirkan dirinya yakni melalui pemilihan umum.
Najib mengatakan, demo bersih Sabtu ini adalah sesuatu yang sia-sia. Unjuk rasa itu pun nantinya hanya akan menimbulkan kericuhan. (shn)











