Palembang, Sumselupdate.com – Kapolsek Mariana Banyuasin AKP Helmi mengatakan, terkait tewasnya bocah SMP yang diduga dikeroyok teman sekolah pihaknya baru mendapat aduan secara lisan dari keluarga setelah korban meninggal.
“Masih katanya, belum jelas. Katanya pengeroyokan, tapi keluarga tahunya juga dari orang lain. Kejadiannya sudah seminggu baru lapor sekarang ketika korban sudah meninggal,” kata dia, Rabu (23/3).
Menurut Helmi, meski belum mendapat laporan tertulis, polisi akan tetap menyelidiki kasus ini dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi yang disangkakan dan memeriksa saksi-saksi. Petugas juga belum bisa menjelaskan latar belakang pengeroyokan itu jika benar terjadi.
“Kami minta korban divisum, bila perlu diotopsi, biar terungkap penyebabnya. Jangan sampai ngadu dikeroyok tapi tidak tahu pasti,” tandasnya. (man)











