Muratara, Sumselupdate.com – Kabupten Muratara sukses menyelenggarakan Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) akbar RKPD 2017 yang dihadiri oleh DPRD RI, Kementerian desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi dan Bappenas dan Bappeda Provinsi Sumsel.
Untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain, pihak kementerian berjanji akan membantu pembangunan di Muratara dan membawa hasil Musrenbang tersebut ke pemerintah pusat.
Acara tersebut dilaksanakan di halaman lingkungan perkantoran bupati Pemkab Murata, Senin (21/3) sekitar pukul 09.00 WIB, fanelis dari DPRD RI komisi V Fauzi Amroh mengatakan. Wilayah Muratara merupakan daerah yang masuk dalam wilayah tertinggal.
Hal tersebut merupakan tanggung jawab penuh pihak kementerian desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi, untuk menggejot pembangunan di wilayah Kabupaten Muratara.
“Kita sangat memerlukan bantuan pemerintah pusat untuk menuntaskan permasalah tersebut, saya harap acara ini dapat menjadi tonggak kemakmuran dan menuju Muratara bangkit,” katanya.
Dia menambahkan, permasalahan dasar yang mesti dituntaskan di wilayah Kabupaten Muratara sangat krusial seperti infrastruktur dasar jalan, jembatan, sanitasi, listrik dan air bersih. Hampir rata-rata pembangunan tersebut belum terealisasi di wilayah Muratara.
Selaku angggota DPRD RI, dia berharap pihak pemerintah setempat. Baik anggota eksekutif maupun legislatif, selalu melakukan koordinasi kepada pemerintah pusat baik, Kementerian, Bappenas dan DPRD RI. “Kami siap sepenuh hati membantu wilayah Muratara, ini sudah kewajiban kami selaku perwakilan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kementeriandesa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi Dahlan menuturkan, pihaknya berupaya penuh untuk membantu Kabupaten Muratara.
“Penuntasan masalah krusial tersebut,harus diatasi dengan penyusunan program secara sitematis dan sekala prioritas. Sehingga semua asfirasi masyarakat dapat terserap dengan maksimal,” ungkapnya. Selama ini banyak kejadian, program serta rancangan pembangunan daerah tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sehingga hal itu mengakibatkan pembangunan di sejumlah daerah tidak tepat sasaran. “Semua hasil Musrembang ini akan kami bawa ke Kementerian dan mudah-mudahan secepat mungkin realisasi,” janjinya.
Sementara itu, Supriyadi Perwakilan Bappenas Menimpali, banyak usulan masyarakat yang disampaikan. Namun pihaknya akan melakukan penilaian mengenai sekala pioritas utama pembanguan itu sesuai dengan dan sasaran pembangunan nasional.
“Saya sangat mengapresiasi positip usulan masyarakat, tapi kita akan pioritaskaan pembangunan daerah yang mana akan di dahulukan. Itu akan dilakukan oleh Bappeda kabupaten Muratara, kami harap seluruh program daerah bisa singkron dengan program nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Muratara H Syarif Hidayat serta wakil bupati Muratara H Devi Suhartoni mengatakan. Pihaknya sangat berharap pemerintah pusat membantu percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Muratara. Baik itu masalah pembangunan fisik infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, listrik kesehatan, perekonomian dan kesehatan. Sehingga pembahasan itu dapat, menuntaskan permasalahan krusial yang terdapat di Kabupaten Muratara.
“Kita harap semua peserta yang hadir dapat menyampaikan semua kendala pembangunan yang pioritas berada di Muratara. Sehingga bisa dapat segera direalisasikan dan didengar oleh pemerintah pusat,” ungkapnya. Dia juga mengharapkan, seluruh SKPD bergerak mengejar dan melakukan jemput bola melakukan koordinasi ke pemerintah pusat.
“Kita semua ingin Muratara ini cepat melakukan pembangunan, itu semua harapan kita. Jadi tolong semua masyarakat maupun pemerintah agar mendukung dan bergerak sehingga pembangunan itu bisa direalisasi,” pungkasnya. (Ain)











