Baturaja, Sumselupdate.com – Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Kuryana Azis turun langsung ke lapangan bersama instansi terkait menebang puluhan pohon tua berukuran raksasa yang memiliki ketinggian antara 15-20 meter di sejumlah titik di dalam Kota Baturaja.
Salah satu pohon raksasa yang ditebang itu berada di pinggir Jalan Desa Terusan, Kecamatan Baturaja Timur persis di dekat tempat karoke Plamboyan Baturaja.
“Sudah puluhan pohon raksasa seperti ini sudah kita tebang. Mengingat keberadaan pohon cukup berbahaya bagi masyarakat yang melintas dan bisa merusak kabel listrik yang ada di depannya,” kata Bupati, Senin (31/10/2016).
Bupati mengatakan, pihaknya menargetkan ke depan, di dalam Kota Baturaja tidak ada lagi pohon raksasa, karena keberadaannya mengganggu kenyamanan warga yang melintas di sekitarnya.
“Bayangkan saja kalau roboh, maka bisa dipastikan menimbulkan korban jiwa. Karena itu, saya intruksikan instansi terkait menebang seluruh pohon raksasa,” tegasnya.
Sementara Kepala Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DKK) OKU Slamet Riyadi menjelaskan pihaknya minta bantuan Dishub, Satpol PP dan PLN Rayon Baturaja setiap kali melakukan penebangan pohon raksaaa tersebut.
“Kita kerahkan puluhan staf untuk menjalankan tugas ini. Semua pihak juga mau ikut berpartisipasi sehingga kita tidak menemui penolakan dari pemilik lahan,” katanya sembari mengatakan dalam waktu dekat giliran pohon raksasa di dekat Citimall Baturaja yang akan ditebang.
Terpisah, Supervisor PLN rayon Baturaja, Hermawan menambahkan, pihaknya sangat mendukung kebijakan Bupati OKU H Kuryana Azis tersebut, karena dinilai mampu menyelamatkan aset milik perusahaan berplat merah itu.
“Bayangkan saja dampak buruknya, seperti pohon di Jalan Lintas Sumatera, Desa Terusan, jika tumbang dan mengenai kabel listrik, maka seluruh aliran listrik di tiga kecamatan, yakni Lubuk Batang, Pengadonan, serta Kedaton Peninjauan Raya dipastikan akan putus total,” ungkapnya.
Untuk itu lanjut dia, pihaknya siap membantu Pemkab menebang habis pohon pohon raksasa berusia tua tersebut. “Di Desa Terusan ini saja kami ikut berpartisipasi dengan melepaskan seluruh kabel listrik sementara waktu agar proses penebangan tidak terganggu,” katanya.
Di OKU sendiri kata Hermawan masih banyak terdapat pohon raksasa berusia tua yang keberadaannya dinilai berbahaya. “Yang paling banyak tumbuh bebas di Kecamatan Peninjauan dan Pengadonan, serta sebagian di Desa Batu Putih dan Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat. Kami harap demi keamanan semua pohon itu bisa ditebang,” tandasnya. (yan)











