Lebih Baik Pecat, dari pada Memalukan Instansi

Senin, 24 Oktober 2016
Ilustrasi Pungli

Baturaja, Sumselupdate.com -Menindaklanjuti sikap tegas Presiden Jokowi terhadap penghapusan praktik pungutan liar (Pungli) pada tiap lembaga pemerintahan, Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sarang Elang Baturaja, mengaku akan menindak tegas yakni memecat oknum PNS/pegawai jika tertangkap tangan atau kedapatan melakukan praktik pungli.

“Jika ada pegawai di Rutan yang berani meminta kepada keluarga atau pun siapa saja segera laporkan. Dengan senang hati saya akan segera memprosesnya untuk diajukan pemecatan. Lebih baik kita pecat dari pada memalukan instansi saja,” tegas Herdianto Amd IP SH, MSI, Kepala Rutan Sarang Elang, Senin (24/10/2016).

Read More

Dikatakannya, sejak ditunjuk sebagai Kepala Rutan Sarang Elang Baturaja, dirinya telah berkomitmen mencegah terjadinya praktik pungli. Tidak hanya sebatas omongan dimulut saja, dirinya saat ini telah menyampaikan pesan Presiden Jokowi kepada seluruh pegawai maupun staf di jajaran Rutan agar menjauhi dan jangan berani melakukan aksi pungli.

Diakuinya, jika lembaga yang dipimpinya ini memang sering kali terdengan sinyalemen miring yang diduga mengindikasikan adanya aksi Pungli meskipun tidak dapat dilihat langsung dan tertangkap tangan langsung. “Pokoknya rekan-rekan kalau ada menerima laporan silahkan telepon saya, jangan ragu, jika memang terbukti ada oknum petugas kita yang berani melakukan Pungli akan langsung saya promosikan untuk dipecat. Enak lho mecat orang itu,” ungkapnya sambil tersenyum.

Tidak hanya bagi PNS atau pegawai honorer di Rutan saja yang akan didepak jika melakukan aksi pungli, dirinya pun berjanji jika ada napi di yang ikut-ikutan melakukan aksi pungli lantaran disuruh oknum petugas, Herdianto pun berjanji tidak akan memberikan remisi atau pengurangan hukuman.

Upaya ini dilakukan untuk menghilangkan budaya pungli yang saat ini memang menjadi sorotan utama pihaknya yang dinaungi oleh Kementerian Hukum dan HAM ini.

“Untuk napi atau warga binaan yang berani melakukan pungli, bila ketahuan tidak akan kita berikan Remisi. Jadi jangan sekali-kali berani ikut melakukan pungli di kamarnya. Karena kita juga pernah mendapat informasi jika ada warga binaan yang baru masuk mengadu kepada keluarganya karena diminta uang oleh warga binaan lainnya,” tembahnya.

Selain tindakan tegas terhadap aksi pungli, sambung Mantan Kepala Pengamanan Rutan Lubuklinggau ini, dirinya juga terus memberikan semangat untuk merubah sikap dan mental atau revolusi mental bagi pegawai Rutan agar dapat merubah cara pandang serta sikap kerja sehingga praktik pungli dapat dihindarkan.

“Setiap melakukan apel pagi saya selalu menekankan sikap revolusi mental kepada seluruh pegawai, sehingga pelayanan dan kerja yang dilakukan tidak melenceng dan mengikuti aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts