Palembang, Sumselupdate.com – Dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur kembali dilaporkan terjadi di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Kali ini, seorang siswi berinisial AZ (13) diduga menjadi korban persetubuhan yang dilakukan remaja laki-laki berinisial MS (17), yang diketahui merupakan pacarnya sendiri.
Kasus tersebut terungkap setelah pihak sekolah menghubungi orang tua korban dan menyampaikan adanya keluhan kesehatan yang dialami AZ.
Mendapat informasi tersebut, ibu korban berinisial PR (39) kemudian meminta penjelasan langsung kepada anaknya. Dari pengakuan AZ, terungkap dugaan peristiwa persetubuhan yang dialaminya.
Tidak terima dengan kejadian tersebut, PR akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Jumat (6/11/2026).
Dalam laporan tersebut, PR menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan anaknya, dugaan peristiwa itu terjadi di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jalan Banten, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban diduga diajak terlapor ke lokasi tersebut hingga terjadi perbuatan yang dilaporkan sebagai persetubuhan.
“Saya awal tahunya dari pihak sekolah. Katanya anak saya mengeluhkan rasa sakit di kemaluannya. Dari situ saya tanya kepastiannya, dan ternyata dia berhubungan badan dengan MS, pacarnya sendiri,” ungkap PR.
Setelah menggali keterangan dari anaknya, PR mengaku mendapat informasi bahwa dugaan perbuatan tersebut telah terjadi sebanyak tiga kali.
Selain mengeluhkan rasa sakit, AZ juga disebut mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
“Selain sakit di kemaluannya, AZ ini juga mengalami trauma. Saya tidak bisa terima, jadi saya bawa persoalan ini ke jalur hukum dan berharap pelaku dapat segera ditangkap,” harapnya.
Sementara itu, Pamapta II SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Rifki Syerif, membenarkan adanya laporan dari orang tua korban.
“Laporan sudah kami terima, saat ini dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang,” tukasnya.
(**)







