Jakarta, Sumselupdate.com – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih apresiasi melalui penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Taupan Ariansyah Putra, Department Head Mining Operation Control & Support PTBA.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60/TK/Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan kontribusi Taupan dalam mendukung kemajuan sektor pertambangan dan energi.
Penganugerahan dilakukan dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 di Plaza Sekretariat Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia itu disematkan oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.
Satyalancana Wira Karya merupakan tanda kehormatan yang diberikan atas jasa dan darma bakti yang besar kepada negara dan bangsa Indonesia. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kontribusi bagi pembangunan nasional.

Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan penghargaan tersebut menegaskan pentingnya peran sumber daya manusia dalam mendorong transformasi dan peningkatan kinerja perusahaan.
Menurut Bambang, PTBA terus berupaya meningkatkan kinerja operasional melalui optimalisasi proses pertambangan, inovasi, serta penerapan budaya keselamatan kerja.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan PTBA untuk meningkatkan kinerja operasional melalui optimalisasi proses pertambangan, inovasi, dan penerapan budaya keselamatan. Didukung kompetensi dan kolaborasi, kami berkomitmen menjaga keandalan operasional serta mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Bambang.
Selain memperkuat kinerja operasional, PTBA juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan dan pemangku kepentingan. Upaya tersebut dilakukan melalui proses kerja yang efektif, responsif, dan akuntabel, didukung penguatan kompetensi sumber daya manusia serta perbaikan berkelanjutan.
Bambang menambahkan, transformasi perusahaan dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik, meliputi transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran.
“Penerapan GCG secara konsisten menjadi landasan bagi PTBA dalam mengambil keputusan, menjaga kepercayaan pemangku kepentingan, dan memastikan pengelolaan perusahaan yang bertanggung jawab serta berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Taupan Ariansyah Putra mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menyebut pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan manajemen dan kolaborasi seluruh tim di lingkungan perusahaan.
“Tanda kehormatan ini merupakan amanah untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, bangsa, dan negara Indonesia. Terima kasih kepada manajemen dan rekan kerja atas dukungan serta kolaborasi selama ini,” ujar Taupan.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat mendorong seluruh insan PTBA untuk terus berkarya, berinovasi, mengutamakan keselamatan, dan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.
Melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia, peningkatan kinerja operasional dan pelayanan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik, PTBA berupaya mewujudkan bisnis pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
(**)







