Jakarta, Sumselupdate.com – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja perseroan dalam pengelolaan media internal dan inovasi pelayanan informasi publik.
Penghargaan diserahkan dalam acara AHI 2026 yang berlangsung di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, pada 8 Oktober 2026.
PTBA meraih Gold Winner kategori Media Internal (Magazine) melalui Majalah Enermia. Perseroan juga memperoleh dua penghargaan Bronze Winner, masing-masing pada kategori Media Internal (Video Profile) melalui Company Profile dan kategori Pelayanan Informasi Publik Terinovatif (Ruang Virtual) melalui PTBA Digital Information Hub.
Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan keterbukaan informasi kepada publik.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas upaya seluruh insan PTBA dalam membangun komunikasi yang efektif, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.

Bambang menegaskan, PTBA berkomitmen meningkatkan kualitas penyampaian informasi serta memperkuat keterbukaan kepada publik. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan dan menjaga reputasi perusahaan di tengah perkembangan teknologi informasi.
Ke depan, PTBA akan terus mengembangkan media komunikasi korporasi yang informatif, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital, serta memastikan informasi yang disampaikan akurat dan mudah diakses oleh masyarakat maupun pemangku kepentingan.
Ajang AHI 2026 mengusung tema “Membangun Transparansi, Menguatkan Kepercayaan Publik”. Perhelatan tersebut diikuti 371 entri dari berbagai institusi, mulai dari kementerian, lembaga, hingga perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Pendiri sekaligus CEO HUMAS INDONESIA, Asmono Wikan, mengatakan tingginya partisipasi peserta mencerminkan dedikasi para praktisi humas di Tanah Air dalam menjaga kepercayaan publik.
Menurutnya, seluruh penerima penghargaan telah melalui proses penilaian yang ketat, objektif, dan mendalam oleh dewan juri.
“Malam ini mari kita rayakan bukan hanya sebagai sebuah kemenangan dalam Anugerah Humas Indonesia, melainkan juga ajang untuk menyatukan seluruh insan humas Indonesia untuk terus bergerak maju, membangun transparansi, dan menguatkan kepercayaan publik di tengah tantangan zaman yang terus berubah,” kata Asmono.
Ia juga menekankan bahwa transparansi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan bagi setiap institusi dalam menjalankan komunikasi kepada publik.
“Dan kepercayaan publik, sebagaimana kita semua tahu, adalah aset yang paling mahal harganya, butuh waktu bertahun-tahun untuk dibangun, namun bisa runtuh hanya dalam hitungan menit jika kita lalai menjaganya,” pungkasnya.
(**)







