BRI Pagaralam Dorong UMKM Naik Kelas Lewat KUR, Ini Plafon Pinjaman hingga Rp500 Juta

Writer: - Minggu, 25 Oktober 2026
Pimpinan Cabang BRI Pagaralam Agustian Siburian (Sumselupdate.com/ Novrico Saputra)

Pagaralam, Sumselupdate.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui Branch Office Pagaralam terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program pembiayaan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperkuat modal, meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki pengelolaan bisnis, hingga memperluas jangkauan pasar.

Read More

Pemimpin Cabang BRI Branch Office Pagaralam, Agustian Siburian, mengatakan dukungan pemerintah melalui program KUR membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Menurut Agustian, akses pembiayaan yang didukung pendampingan melalui jaringan BRI hingga tingkat unit dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis dan mengembangkan usahanya ke skala yang lebih besar.

“Dengan berkembangnya sektor bisnis karena dukungan pemerintah melalui KUR ini, telah banyak sektor bisnis UMKM yang naik kelas,” ujar Agustian.

Ia menjelaskan, keberadaan BRI Unit yang dekat dengan masyarakat menjadi salah satu upaya untuk menjangkau pelaku UMKM yang membutuhkan akses pembiayaan dan pendampingan usaha.

Melalui kedekatan tersebut, Mantri BRI dapat mengenali kebutuhan pelaku usaha sekaligus memberikan dukungan sesuai potensi dan kemampuan bisnis masing-masing.

“Peran BRI Unit yang hadir lebih dekat kepada masyarakat menjadikan peluang bagi para Mantri BRI untuk membantu dan mendukung UMKM dalam mengembangkan usahanya,” jelasnya.

KUR BRI Mikro dan Kecil, Berapa Plafon Pinjamannya?

Dalam informasi skema pembiayaan yang disampaikan, KUR Mikro memiliki plafon pinjaman di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta. Sementara itu, KUR Kecil menyediakan plafon pinjaman di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta.

Kedua skema tersebut disebut menawarkan suku bunga efektif sebesar 6 persen per tahun sesuai ketentuan program yang berlaku.

Pembiayaan KUR dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan modal kerja maupun pengembangan usaha. Namun, calon debitur tetap harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan melalui proses penilaian oleh pihak bank.

Karena itu, pelaku UMKM yang ingin mengajukan pembiayaan perlu memastikan kesesuaian jenis usaha, kebutuhan modal, serta kemampuan membayar angsuran sebelum mengambil pinjaman.

Agustian berharap program KUR dapat semakin memperluas kesempatan bagi pelaku UMKM di Pagaralam untuk meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing.

Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada ketersediaan modal, tetapi juga kemampuan mengelola usaha, menjaga keberlanjutan bisnis, dan memperluas akses pasar.

Melalui jaringan layanan yang menjangkau masyarakat, BRI terus mendorong pemanfaatan akses pembiayaan sebagai salah satu upaya mendukung pertumbuhan UMKM secara bertahap.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts