Kualitas Udara Palembang Senin Pagi Memburuk, IQAir Catat Angka Sangat Tinggi

Writer: - Senin, 5 Oktober 2026
Kualitas udara Kota Palembang semakin memburuk pada Senin (5/10/2026) pagi. Kabut asap tebal menyelimuti sejumlah wilayah dan menyebabkan jarak pandang mulai terbatas di tengah tingginya paparan asap karhutla. (Foto; Sumselupdate.com/Muhammad Lubis)

Palembang, Sumselupdate.com – Kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, kembali memburuk pada Senin (5/10/2026) pagi. Berdasarkan pantauan aplikasi IQAir, sejumlah titik pemantauan menunjukkan angka yang sangat tinggi sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan polusi udara dan kabut asap.

Pantauan pada pukul 04.00 WIB menunjukkan tiga wilayah dengan angka tertinggi, yakni GP Plm mencapai 1.469, Musi Dua Palembang 1.306, dan Sukarami 1.274. Sementara Demang tercatat 527.

Read More

Kondisi tersebut masih berlanjut hingga pukul 05.00 WIB. Data IQAir menunjukkan angka di sejumlah wilayah Palembang tetap sangat tinggi, yakni Musi Dua Palembang 1.450, GP Plm 1.338, Demang 1.083, dan Sukarami 1.218.

Tingginya angka kualitas udara tersebut juga mulai berdampak pada jarak pandang di sejumlah wilayah Kota Palembang. Kondisi udara yang dipenuhi kabut asap membuat jarak pandang masyarakat mulai terbatas.

Kabut asap diduga berkaitan dengan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Asap kemudian terbawa angin dan memasuki wilayah perkotaan Palembang.

Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Dalam kondisi kualitas udara yang memburuk, masyarakat diimbau untuk meningkatkan perlindungan diri. Warga disarankan menggunakan masker ketika harus melakukan aktivitas di luar ruangan.

Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan kualitas udara melalui aplikasi pemantauan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

Warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan diimbau lebih waspada terhadap paparan kabut asap. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi, terutama ketika kondisi udara sedang memburuk.

Jika terpaksa keluar rumah, penggunaan masker dan pelindung mata dapat menjadi langkah perlindungan tambahan dari paparan asap dan partikel di udara.

Sejumlah Sekolah Mulai Terapkan Pembelajaran Daring

Memburuknya kualitas udara juga berdampak terhadap aktivitas pendidikan di Kota Palembang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah sekolah pada Senin (5/10/2026) mulai melaksanakan pembelajaran secara daring sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara yang tidak sehat.

Keputusan mengenai pelaksanaan pembelajaran tatap muka maupun dari rumah diharapkan terus mempertimbangkan perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan siswa.

Masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi udara yang memburuk. Selain menggunakan masker, warga sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan dan terus mengikuti informasi terbaru mengenai kualitas udara serta perkembangan kabut asap di Kota Palembang.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts