Kathmandu, Sumselupdate.com — Jumlah korban tewas akibat tanah longsor dahsyat yang melanda Nepal mencapai 1.403 orang. Sementara itu, sebanyak 6.150 orang masih dinyatakan hilang.
Data tersebut disampaikan Otoritas Mitigasi dan Manajemen Risiko Bencana Nasional Nepal pada Rabu (16/9).
Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan. Pada Rabu, petugas menemukan empat jenazah dan satu bagian tubuh manusia di sebuah terowongan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Chilime, Distrik Rasuwa.
Berdasarkan laporan terbaru otoritas setempat, sebanyak 13.742 orang telah berhasil diselamatkan dari wilayah terdampak.
Sementara itu, 2.096 warga masih mengungsi di 29 pusat penampungan yang tersebar di Distrik Rasuwa, Nuwakot, dan Dhading.
Tanah longsor tersebut melanda ketiga distrik pada 26 Agustus. Bencana itu mengakibatkan banyak korban jiwa serta menyebabkan kerusakan luas terhadap rumah warga, infrastruktur, dan sejumlah proyek PLTA.
Hingga kini, proses pencarian korban dan penanganan warga terdampak masih berlangsung di sejumlah lokasi.
(**)











