Kuala Lumpur, Sumselupdate.com — Kualitas udara di sejumlah wilayah Malaysia, khususnya Negara Bagian Sarawak dan Sabah, masih berada pada level tidak sehat hingga sangat tidak sehat pada Jumat (11/9/2026).
Berdasarkan data Sistem Manajemen Indeks Polutan Udara Malaysia yang dipantau pada pukul 11.00 waktu setempat, Serian, Sarawak, mencatat Indeks Polutan Udara (API) mencapai 202. Angka tersebut masuk dalam kategori sangat tidak sehat.
Kondisi serupa juga terjadi di Samarahan, wilayah yang berada di sekitar Kuching, ibu kota Sarawak. API di daerah tersebut tercatat 181 atau masuk kategori tidak sehat.
Kualitas udara yang buruk juga terpantau di negara bagian tetangga, Sabah. Kota Kinabalu, yang merupakan ibu kota Sabah, mencatat API sebesar 149 dan berada dalam kategori tidak sehat.
Sementara itu, di Semenanjung Malaysia, sejumlah wilayah di Negara Bagian Johor juga mencatat kualitas udara dalam kategori tidak sehat. Larkin mencatat API 111, sedangkan Pasir Gudang berada di angka 127.
Dalam sistem penilaian kualitas udara Malaysia, API 0-50 masuk kategori baik, 51-100 moderat, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, sedangkan angka 301 ke atas dikategorikan berbahaya.
Data tersebut menunjukkan kualitas udara di sejumlah wilayah Malaysia masih memerlukan perhatian, terutama daerah yang mencatat API di atas 200.
(**)











