Palembang, Sumselupdate.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Negeri Sriwijaya menggelar edukasi literasi dan inklusi keuangan bagi anak usia dini di TK IT Muhsin Al-Fatah Palembang, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan bertema ‘Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Anak Usia Dini melalui Project Learning’ tersebut diikuti 30 siswa TK IT Muhsin Al-Fatah, Kepala Sekolah Ira Aryani, S.Pd., empat guru pendamping, serta tim dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan bertujuan mengenalkan konsep dasar keuangan kepada anak melalui metode pembelajaran yang sederhana, interaktif, dan sesuai dengan usia peserta.
Materi yang diberikan mencakup pengenalan uang, kebiasaan menabung, serta pemahaman mengenai penggunaan uang secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Tim PkM yang terlibat terdiri dari Raras Risia Yogasnumurti, S.E., M.M. selaku ketua pelaksana, bersama Sunanto, S.E., M.M., Ak., CA dan Tika Handayani, S.E., M.M. sebagai anggota dosen.
Kegiatan juga melibatkan tiga mahasiswa, yakni Naila Putri Rahma Dani, Arnillah Wati, dan Jihan Salsabila.
Dalam pelaksanaannya, tim PkM mengemas materi melalui berbagai aktivitas yang dekat dengan dunia anak. Peserta diajak mengenal uang menggunakan media uang mainan, menyaksikan video animasi edukatif, mengikuti permainan interaktif, hingga mengerjakan proyek mewarnai bertema menabung.
Melalui media uang mainan, anak-anak diajak mengenali bentuk, warna, dan nominal uang. Materi kemudian dikaitkan dengan aktivitas sehari-hari agar peserta lebih mudah memahami fungsi uang.
Antusiasme peserta terlihat saat mengikuti permainan dan menjawab pertanyaan yang diberikan tim PkM. Anak-anak juga diperkenalkan dengan kebiasaan menabung serta perbedaan sederhana antara perilaku hemat dan boros.
Kegiatan dilanjutkan dengan proyek mewarnai bertema menabung. Peserta diberikan lembar aktivitas bergambar celengan dan dipersilakan menyelesaikannya sesuai kreativitas masing-masing.
Aktivitas tersebut tidak hanya menjadi sarana bermain, tetapi juga membantu anak memahami fungsi celengan dan mengenalkan kebiasaan menyisihkan sebagian uang untuk ditabung.
Kepala sekolah dan empat guru pendamping turut terlibat selama kegiatan berlangsung. Para guru mendampingi peserta saat mengikuti permainan, menyaksikan video, menjawab pertanyaan, hingga menyelesaikan proyek mewarnai.
Keterlibatan guru diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus menjadi referensi dalam mengembangkan kegiatan literasi keuangan yang dapat diterapkan kembali dalam proses pembelajaran di sekolah.
Tim PkM juga menyerahkan sejumlah media edukatif kepada pihak sekolah agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Media tersebut antara lain video animasi, uang mainan, lembar aktivitas, serta perangkat permainan edukatif bertema literasi keuangan.
Pihak TK IT Muhsin Al-Fatah memberikan respons positif terhadap kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk melanjutkan pembiasaan menabung secara berkala sebagai bagian dari aktivitas peserta didik.
Sebagai penutup kegiatan, tim PkM menyerahkan plakat kepada TK IT Muhsin Al-Fatah sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol kerja sama antara perguruan tinggi dan pihak sekolah.
Plakat diserahkan kepada Kepala TK IT Muhsin Al-Fatah, Ira Aryani, S.Pd., dalam rangkaian dokumentasi kegiatan bersama tim PkM dan para peserta didik.
Kegiatan PkM ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan literasi keuangan sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Pengenalan uang, kebiasaan menabung, serta pemahaman mengenai penggunaan uang secara bijak diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terbentuknya perilaku finansial positif pada tahap perkembangan anak selanjutnya.
Dukungan pihak sekolah untuk melanjutkan pembiasaan menabung juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan edukasi literasi keuangan yang telah diberikan.
(**)











