Kampoeng Badah Bejajan Resmi Dibuka di OKU, Ribuan Warga Tumpah Ruah Nikmati Wisata Kuliner

Writer: - Minggu, 2 Agustus 2026
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten OKU, Zulkarnain Gunawan, berfoto bersama para talent dan pelaku ekonomi kreatif usai peluncuran Kampoeng Badah Bejajan di Talang Bandung, Baturaja Barat, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang melibatkan sekitar 150 pelaku UMKM dan ekonomi kreatif ini diharapkan menjadi ikon wisata kuliner sekaligus penggerak ekonomi lokal di Kabupaten OKU. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Baturaja, Sumselupdate.com – Ribuan warga memadati kawasan Talang Bandung, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (1/8/2026) malam, untuk menyaksikan peluncuran Kampoeng Badah Bejajan.

Program yang digagas sebagai pusat kuliner dan pemberdayaan UMKM tersebut diharapkan menjadi ikon wisata baru sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Read More

Peluncuran Kampoeng Badah Bejajan dilakukan secara resmi oleh Wakil Bupati OKU, Ir. H. Marjito Bachri, sekitar pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU ke-116.

Sejak sore hari, masyarakat telah memadati lokasi acara. Area pusat kuliner dan stan UMKM dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati beragam produk lokal sekaligus menyaksikan pembukaan resmi kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten OKU, Zulkarnain Gunawan, SE, M.Si, mengatakan Kampoeng Badah Bejajan hadir sebagai wadah untuk meningkatkan peran generasi muda dalam pembangunan daerah melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif.

Menurut Zulkarnain, program tersebut merupakan pengembangan dari Kampung Kuliner yang pernah berjalan beberapa tahun lalu, namun sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.

“Kini program itu dihidupkan kembali dengan nama Kampoeng Badah Bejajan sesuai hasil kesepakatan bersama, agar lebih mencerminkan identitas serta kearifan lokal Kabupaten OKU,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kampoeng Badah Bejajan diharapkan menjadi ruang bagi para pelaku usaha lokal untuk mengembangkan bisnis sekaligus menjadi destinasi wisata kuliner yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Pada peluncuran perdana ini, sekitar 150 pelaku UMKM bersama pelaku ekonomi kreatif ikut ambil bagian dengan menawarkan berbagai produk kuliner, kerajinan, hingga hasil usaha kreatif lainnya.

“Ke depan, Kampoeng Badah Bejajan akan diselenggarakan secara rutin setiap akhir pekan sehingga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati OKU, Ir. H. Marjito Bachri, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten OKU berkomitmen mendukung berbagai program yang mampu memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

Ia berharap Kampoeng Badah Bejajan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal melalui peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan usaha baru, serta penguatan ekonomi berbasis masyarakat.

“Keberadaan Kampoeng Badah Bejajan diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi ekonomi berbasis masyarakat,” ujar Marjito.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat pada malam peluncuran, Kampoeng Badah Bejajan diproyeksikan menjadi ikon baru wisata kuliner Kabupaten OKU.

Selain menjadi destinasi favorit masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui kolaborasi pemerintah, generasi muda, pelaku UMKM, dan sektor ekonomi kreatif secara berkelanjutan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts