Qatar Airways Perpanjang Penangguhan Penerbangan ke Kuwait, Bahrain, dan Erbil, Ada Apa di Timur Tengah?

Writer: - Jumat, 31 Juli 2026
Orang-orang berjalan melewati kantor pusat Qatar Airways di Doha, ibu kota Qatar, pada 6 Juni 2017. (Xinhua/Nikku)

Doha, Sumselupdate.com – Qatar Airways memperpanjang penangguhan sementara layanan penerbangan penumpang menuju Kuwait, Bahrain, dan Kota Erbil, Irak, hingga 7 Agustus 2026.

Keputusan tersebut diumumkan maskapai nasional Qatar melalui pembaruan imbauan perjalanan (travel advisory) yang dirilis pada Kamis (30/7/2026).

Read More

Sebelumnya, pada 24 Juli 2026, Qatar Airways telah lebih dahulu menghentikan sementara penerbangan menuju Bahrain dan Erbil hingga 25 Juli, sementara layanan ke Kuwait dijadwalkan kembali beroperasi pada 31 Juli. Namun, kebijakan tersebut kini diperpanjang seiring perkembangan situasi keamanan di kawasan.

Perpanjangan penangguhan penerbangan dilakukan di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan sejumlah negara.

Pada Rabu (29/7/2026), Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi dilaporkan melancarkan operasi militer bersama dengan melakukan serangan udara terhadap Pasukan Mobilisasi Rakyat (Popular Mobilization Forces/PMF), kelompok paramiliter di Irak. Pada hari yang sama, militer AS juga kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran setelah beberapa hari tidak melakukan operasi.

Sementara itu, pada Kamis (30/7/2026), pemerintah Iran menyatakan telah melakukan serangan balasan yang menyasar fasilitas serta aset militer Amerika Serikat di Yordania, Kuwait, dan Bahrain.

Hingga saat ini, belum terdapat konfirmasi independen maupun pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat, Kuwait, Bahrain, atau Yordania terkait klaim serangan balasan yang disampaikan Iran.

Qatar Airways belum mengumumkan kapan layanan penerbangan ke tiga destinasi tersebut akan kembali beroperasi secara normal. Maskapai mengimbau para penumpang untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan melalui kanal resmi perusahaan.

Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah dalam beberapa pekan terakhir terus menjadi perhatian dunia karena berpotensi memengaruhi jalur penerbangan internasional, aktivitas perjalanan, serta stabilitas kawasan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts