Anggota Komisi XI DPR Sebut Kepala Desa Perlu Pendampingan Agar Kelola Dana Desa Lebih Akuntabel

Writer: - Selasa, 28 Juli 2026
Anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah. (Foto; Sumselupdate.com/Humas DPR RI)

Denpasar, Sumselupdate.com – Anggota Komisi XI DPR RI Charles Meikyansah mengatakan, BPK RI dan BPKP harus melakukan pendampingan Dana Desa sejak tahap perencanaan karena pendekatan tersebut dinilai penting agar kepala desa tidak terjebak persoalan hukum dan pengelolaan dana berjalan akuntabel.

“Kita minta agar para kepala desa yang mendapatkan dana desa didampingi dari awal. Pendekatannya bukan mencari kesalahan, tapi bagaimana mereka yang punya niat baik untuk melakukan tata kelola keuangan dana desa diberikan bimbingan. Mulai dari apa yang boleh dan tidak boleh, sampai model pertanggungjawaban yang harus dilakukan,” kata Charles di Badung, Bali, Jumat (24/7/2026).

Read More

Berdasarkan pengamatannya, kapasitas kepala desa untuk mengelola dana desa tidak bisa disamaratakan karena ada kesenjangan kompetensi.

“Ada tiga hal penting. Pertama bimbingan teknis. Kedua pendampingan dari awal sampai akhir. Ketiga, menyampaikan konsekuensi jika terjadi pelanggaran. Ini agar tidak ada kesan kepala desa dijebak karena tidak tahu prosesnya, lalu ujungnya terjadi kriminalisasi,” ujar Charles.

Politisi Fraksi Nasdem itu mengapresiasi komitmen BPK RI dan BPKP yang sudah mulai melakukan pendampingan. Namun,  perlu ada ketegasan dan konsistensi hingga tuntas.

“Kami dapat informasi BPK maupun BPKP sudah melakukan itu. Tapi kami berharap ada ketegasan, sehingga tata kelola dana desa benar-benar berjalan dengan baik terutama BPKP melakukan prosesnya dari awal sampai akhir,” tuturnya.

Dia menilai integrasi Dana Desa dengan kearifan lokal di Bali menjadi nilai tambah. Dana Desa tidak hanya untuk infrastruktur, namun juga selaras dengan kebutuhan desa adat.

“Kami melihat kepala-kepala desa di Badung. Ini bisa jadi percontohan untuk Indonesia bagaimana mengelola dana desa. Ada cerita menarik, dana desa juga digunakan selaras dengan masalah adat. Jadi desa adat juga bisa merasakan manfaat dana desa, tapi tetap mempertanggungjawabkan kegiatannya. Saya pikir itu yang paling menarik dan itu  perlu dibimbing dan diperkuat,” tutur Politisi Fraksi Partai NasDem itu.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts