Palembang, Sumselupdate.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, mengikuti secara virtual pembukaan Pelatihan Teknis Pelayanan Publik bagi Petugas Loket Layanan Metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Tahun Anggaran 2026, Senin (13/7/2026).
Pelatihan ini menjadi upaya meningkatkan kompetensi aparatur dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pelatihan yang diselenggarakan Balai Pelatihan Hukum Batam tersebut diikuti peserta dari delapan Kantor Wilayah Kementerian Hukum, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.
Dalam kegiatan itu, Maju Amintas Siburian didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Yenni, serta Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum, Gunawan.
Pembukaan pelatihan dipimpin Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari tingkat kehadiran, nilai, maupun kelulusan peserta.
Menurutnya, indikator keberhasilan yang sesungguhnya adalah perubahan pola pikir, budaya kerja, serta meningkatnya kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong peserta memberikan pelayanan yang profesional, responsif, empatik, akuntabel, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Peserta juga diharapkan menjadi agen perubahan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan reformasi birokrasi,” ujarnya.
Pada sesi pembukaan, peserta juga mendapatkan materi mengenai peran strategis Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
Dalam materi tersebut ditegaskan bahwa ASN memiliki tiga fungsi utama, yakni sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa yang harus menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Maju Amintas Siburian menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi petugas loket layanan sangat penting karena mereka menjadi ujung tombak pelayanan Kementerian Hukum kepada masyarakat.
“Petugas loket layanan merupakan garda terdepan yang menjadi wajah Kementerian Hukum di mata masyarakat. Oleh karena itu, kompetensi, integritas, dan kemampuan memberikan pelayanan yang cepat, tepat, serta ramah harus terus ditingkatkan melalui pelatihan yang berkelanjutan,” tegas Maju.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk memperdalam pemahaman mengenai pelayanan publik sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Dengan demikian, kualitas pelayanan di lingkungan Kementerian Hukum akan semakin baik dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
(**)











