Palembang, Sumselupdate.com – Paguyuban Masyarakat Zhangzhou Sumsel Indonesia menggelar kegiatan bakti sosial donor darah di kawasan Komplek Ilir Barat, Palembang, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional tersebut mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan bagi Sesama”.
Aksi sosial ini tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi diwujudkan melalui kegiatan kemanusiaan yang langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan bantuan darah.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Sepanjang kegiatan berlangsung hingga siang hari, tercatat sebanyak 273 orang mendaftarkan diri secara sukarela untuk mendonorkan darahnya.
Ketua Paguyuban Masyarakat Zhangzhou Sumsel Indonesia, Telly Kusuma, melalui Ketua Panitia Pelaksana Susanto Komah, menyampaikan rasa syukur atas tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Memang yang mendaftar donor sekitar 273 orang. Namun setelah melalui pemeriksaan dan skrining medis yang sangat ketat oleh tim PMI, yang dinyatakan lolos dan dapat mendonorkan darahnya sebanyak 254 orang, sedangkan 19 orang lainnya belum memenuhi syarat medis,” ujar Susanto di sela kegiatan.
Ia mengatakan, kegiatan donor darah tersebut terselenggara berkat kerja sama yang baik dengan Palang Merah Indonesia Kota Palembang.
Selain donor darah, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi.
“Kami menyiapkan berbagai doorprize menarik, mulai dari dispenser hingga voucher belanja senilai Rp100 ribu,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh paguyuban dan organisasi sosial di Sumatera Selatan, di antaranya Herryanto, Thomas Handy, Hindra Lili, Alex Suherman, serta Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel, Joni Kusuma.
Kehadiran para tokoh tersebut semakin memperkuat semangat kebersamaan dan komitmen komunitas Tionghoa dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di Sumatera Selatan.
Menurut Susanto, esensi utama kegiatan ini bukan sekadar mengumpulkan kantong darah, melainkan membantu menjaga harapan hidup bagi masyarakat yang sedang membutuhkan transfusi darah.
Paguyuban Zhangzhou Sumsel bersama PMI Kota Palembang berharap kegiatan tersebut dapat membantu menjaga stabilitas stok darah di Palembang yang kerap mengalami keterbatasan.
“Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dengan lebih baik lagi,” pungkasnya.
(**)











