Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Geram, Penyaluran Bantuan Bagi KPM Ditunda

Writer: - Rabu, 20 Mei 2026
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Jakarta, Sumselupdate.com — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman geram dengan ditundanya realisasi bantuan beras dan minyak goreng tahun 2026 seiring fenomena meroketnya harga di tengah berkecamuknya konflik geopolitik dunia.

Kegeraman politisi PDIP ini, tak lepas dari mandeknya penyaluran bantuan untuk 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Februari-Maret 2026, sebagaimana telah diputuskan Presiden Prabowo Subianto.

Read More

“Penyaluran bantuan periode Februari-Maret 2026 ini dimaksudkan Presiden Prabowo untuk meringankan beban jutaan KPM terdaftar, hadapi Ramadhan dan Lebaran. Kini, Ramadhannya usai. Lebarannya finish. Serapan anggaran untuk itu masih nol persen hingga Mei 2026. Ada apa? Rencana yang sudah disusun sedemikian rupa, tak kunjung dieksekusi,” tanya Alex.

Penegasan itu disampaikan Alex, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Selasa (19/5/2026).

RDP ini mengagendakan pembahasan hasil pemeriksaan BPK Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran Tahun 2025 dan progres pelaksanaan anggaran Tahun 2026.

Tidak dieksekusinya rencana penyaluran bantuan beras dan minyak goreng dengan total kebutuhan 664.888 ton beras dan 132,9 juta liter MinyaKita kata Alex, telah menyalahi tujuan utama didirikannya Bapanas, menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan.

“Sekarang, harga pangan meroket. Jika kemudian yang dijadikan alasan sekarang persoalan perang, oke kami terima,” jelas Alex.

Maka pertanyan penting lanjut Alex, rencana bapak ibu untuk menghadapi dampak gejolak perang ini seperti apa?

Langkah antisipasi ini ditanyakan Alex, tidak lepas belum adanya aksi konkret Bapanas untuk menstabilkan harga pangan yang sudah melonjak naik di seantero nusantara.

Alex yang juga Ketua Panitia Kerja (Panja) Alih Fungsi Lahan Komisi IV DPR RI meminta Bapanas mengintensifkan koordinasi dengan Perum Bulog, sebagai lembaga yang diamanahi untuk mendistribusikan bantuan tersebut.

“Bapanas mesti segera menyusun program untuk atasi lonjakan harga Sembako serta teknis penyalurannya bersama Perum Bulog,” tutur Alex.

“Segera laporkan ke Komisi IV, jika peta jalannya untuk mengatasi lonjakan harga pangan telah selesai disusun,” tegas Alex. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts