Pagaralam, Sumselupdate.com – Suasana malam di kawasan Air Perikan, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan mendadak gempar. Ini menyusul seorang perempuan ditemukan meninggal dunia dalam dugaan kasus pembunuhan, Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 21.10 WIB.
Korban diduga tewas akibat tindak kekerasan yang disebut-sebut dilakukan oleh suaminya sendiri. Peristiwa tragis tersebut langsung mengundang perhatian warga dan membuat aparat kepolisian turun ke lokasi kejadian.
Pasca-kejadian, petugas kepolisian memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) guna mengamankan lokasi dan menjaga barang bukti selama proses penyelidikan berlangsung.
Namun informasi yang diterima Sumselupdate.com, tak berselang lama dari peristiwa mengejutkan tersebut, pelaku menyerahkan diri ke aparat kepolisian.
Kapolres Kepolisian Resor Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada melalui Kasat Reskrim AKP Angga Kurniawan membenarkan adanya dugaan kasus pembunuhan tersebut.
“Benar, telah terjadi dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan di wilayah Pagaralam Selatan. Saat ini anggota masih melakukan olah TKP dan pendalaman, sehingga kami belum bisa menyampaikan detail lebih lanjut,” ujar AKP Angga Kurniawan.
Hingga kini, polisi masih mendalami kronologi kejadian serta motif di balik dugaan pembunuhan tersebut. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, warga sekitar sempat berkerumun di dekat lokasi kejadian. Rasa duka dan shock menyelimuti masyarakat setempat yang tidak menyangka peristiwa itu terjadi di lingkungan mereka.
Petugas juga terlihat mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum terkait dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga yang berujung maut. Polisi memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh.
Sementara itu, jenazah korban masih dalam penanganan pihak berwenang dan situasi di lokasi kejadian berangsur kondusif di bawah pengamanan aparat kepolisian.
(**)











