Sekayu, Sumselupdate.com – Akses jalan menuju Desa Sako Suban, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, mulai diperbaiki melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Marga Bara Jaya (MBJ).
Perbaikan jalan sepanjang 14 kilometer tersebut dilakukan secara gotong royong melibatkan masyarakat, Pemerintah Kecamatan Batang Hari Leko, serta pihak perusahaan.
Program ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet, agar akses jalan masyarakat di wilayah pedesaan, khususnya jalur penunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, segera mendapatkan penanganan melalui kolaborasi lintas sektor.
Camat Batang Hari Leko, Ahmad Saropi, mengatakan akses jalan Desa Sako Suban memiliki peran penting sebagai jalur utama mobilitas masyarakat.
“Perbaikan akses jalan Desa Sako Suban sepanjang 14 kilometer ini merupakan hasil gotong royong bersama warga, Pemerintah Kecamatan Batang Hari Leko, dan PT Marga Bara Jaya melalui program CSR. Kegiatan ini dilaksanakan selama tujuh hari sebagai tindak lanjut arahan Pak Bupati,” ujarnya.
Menurutnya, jalan tersebut tidak hanya digunakan untuk aktivitas harian masyarakat, tetapi juga menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan serta akses menuju pelayanan publik.
Ia menjelaskan, kondisi jalan yang rusak kerap menghambat aktivitas warga, terutama saat musim hujan. Karena itu, pemerintah kecamatan bersama masyarakat dan perusahaan bergerak melakukan perbaikan secara bertahap.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, perbaikan ini bisa berjalan. Warga juga ikut bergotong royong karena jalan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Kami mengapresiasi PT MBJ yang telah berkontribusi melalui program CSR,” katanya.
Sementara itu, Bupati Muba Toha Tohet menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur desa, khususnya akses jalan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan perputaran ekonomi lokal.
“Saya menginstruksikan agar akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat segera dicarikan solusi, salah satunya melalui kolaborasi dengan perusahaan. Perbaikan jalan Desa Sako Suban ini merupakan contoh gotong royong yang baik antara warga, pemerintah kecamatan, dan PT MBJ,” tegasnya.
Ia berharap perbaikan jalan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari kelancaran aktivitas warga hingga distribusi hasil perkebunan dan pertanian.
“Jalan yang baik akan memudahkan masyarakat beraktivitas, memperlancar distribusi hasil kebun dan pertanian, serta membuka akses pelayanan. Karena itu, Pemkab Muba akan terus mendorong kolaborasi agar pembangunan dapat dirasakan hingga ke desa-desa,” tandasnya.
(**)











