Tangis Vicky Shu Pecah Saat Belajar Al-Qur’an Isyarat Bersama Santri Tunarungu

Writer: - Jumat, 8 Mei 2026
Vicky Shu tampak haru saat belajar Al-Qur’an isyarat bersama santri tunarungu binaan Laznas PPPA Daarul Qur'an di Pamulang dalam kampanye #CahayaUntukHatiIstimewa.. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Jakarta, Sumselupdate.com – Air mata Vicky Shu tak terbendung saat mencoba mempelajari Surat Al-Fatihah menggunakan bahasa isyarat bersama santri tunarungu binaan Laznas PPPA Daarul Qur’an di Masjid Villa Inti Persada, Pamulang, Rabu (29/4/2026).

Momen haru itu terjadi ketika penyanyi dan publik figur tersebut menyapa anak-anak disabilitas tunarungu yang menjadi bagian dari program pembinaan penghafal Al-Qur’an.

Read More

“Jujur, aku malu. Kita yang diberi kesempurnaan kadang malas buka mushaf. Sementara mereka, dengan segala keterbatasan, justru berjuang menghafal setiap ayat lewat isyarat,” ujar Vicky dengan suara bergetar.

Dalam kegiatan tersebut, Vicky juga menyaksikan langsung perjuangan para santri dalam mempelajari Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat. Beberapa di antaranya bahkan berhasil meraih prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) kategori disabilitas tingkat kota.

Program Disabilitas Mengaji yang dijalankan Laznas PPPA Daarul Qur’an hadir sebagai upaya membuka akses belajar Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas tunarungu dan tunanetra yang selama ini masih terbatas.

Vicky Shu tampak haru saat belajar Al-Qur’an isyarat bersama santri tunarungu binaan Laznas PPPA Daarul Qur’an di Pamulang dalam kampanye #CahayaUntukHatiIstimewa.. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Melalui program tersebut, ribuan penyandang disabilitas telah mendapatkan pendampingan mengaji, mushaf Al-Qur’an isyarat, hingga Iqra Braille dari berbagai pihak yang terlibat dalam gerakan sosial tersebut.

Direktur Program Laznas PPPA Daarul Qur’an, Zainal Umuri, mengatakan masih banyak penyandang disabilitas yang belum memiliki akses memadai untuk belajar Al-Qur’an.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ada jutaan muslim penyandang disabilitas tuli dan tunanetra. Karena itu kami terus menyuarakan campaign ini agar semakin banyak masyarakat yang peduli dan ikut membantu,” ujarnya.

Suasana semakin emosional ketika Vicky diajak mempraktikkan Surat Al-Fatihah dengan bahasa isyarat. Ia mengaku baru memahami betapa besar perjuangan penyandang disabilitas dalam mempelajari Al-Qur’an.

“Aku baru paham, belajar Al-Qur’an buat mereka itu perjuangan fisik dan hati. Gerakan tangan harus tepat, ekspresi wajah juga harus ikut karena itu bagian dari ‘tajwid’ mereka,” katanya.

Pengalaman tersebut membuat Vicky mantap mendukung kampanye penyediaan guru ngaji isyarat, mushaf khusus, dan beasiswa penghafal Al-Qur’an bagi sahabat disabilitas.

Melalui kolaborasi ini, Vicky Shu dan Laznas PPPA Daarul Qur’an mengajak masyarakat ikut terlibat dalam gerakan #CahayaUntukHatiIstimewa guna memperluas akses belajar Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts