Rapat Paripurna DPRD Sumsel Bahas LKPJ 2025, Gubernur HD Sebut Ekonomi Tumbuh Positif

Writer: - Selasa, 31 Maret 2026

Palembang, Sumselupdate.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Paripurna ke-33 dengan agenda penyampaian pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Rapat juga membahas pembentukan panitia khusus (pansus) serta laporan sementara hasil kerja pansus.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, dan dihadiri para wakil ketua, anggota DPRD, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Gubernur Sumatera Selatan dalam paparannya menyampaikan bahwa kinerja pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Sumsel tercatat sebesar 5,33 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumsel termasuk tinggi, sementara tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan hingga 3,89 persen pada 2025.

Menurut gubernur, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja ke depan.

Untuk tahun 2026, pemerintah daerah menghadapi sejumlah tantangan, antara lain penurunan angka kemiskinan dan stunting, pemerataan infrastruktur dasar, peningkatan daya saing daerah, serta mitigasi bencana di wilayah rawan.

Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen melanjutkan program strategis, seperti pembangunan New Palembang Port, penguatan Program Sumsel Berkat, pembangunan rumah sakit bertaraf internasional, serta pengembangan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dan dukungan terhadap program food estate.

Selain itu, pemerintah juga akan fokus pada peningkatan produksi pertanian, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan, penyediaan rumah layak huni, perluasan akses internet desa, serta peningkatan konektivitas antarwilayah.

Di bidang sosial dan budaya, Pemprov Sumsel mendorong toleransi beragama, pembangunan taman seni budaya, serta pelestarian aksara ulu sebagai identitas lokal.

Menutup paparannya, gubernur menegaskan komitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik sebagai dasar pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan di Sumatera Selatan. (*)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts