Palembang, Sumselupdate.com – Upaya pencegahan anemia dan stunting terus diperkuat melalui edukasi gizi yang lebih inovatif.
Puskesmas 4 Ulu Palembang bekerja sama dengan Tim pengabdian Masyarakat (PkM) Prodi Sarjana Gizi Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang yang diketuai Siti Soleha, SKep, Ns, MKM dan dua mahasiswi Rosita dan Selvie Peronica, menghadirkan media video edukatif untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pentingnya asupan zat besi dan konsumsi tablet tambah darah (TTD).
Kegiatan yang dilaksanakan pada Desember 2025 ini menyasar ibu hamil yang sedang menjalani pemeriksaan kehamilan.
Edukasi dikemas melalui pemutaran video singkat yang menjelaskan tentang anemia pada kehamilan, dampaknya terhadap ibu dan janin, pentingnya zat besi, cara konsumsi TTD yang benar, serta tips mengurangi efek samping.
Sebelum pemutaran video, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal. Setelah sesi edukasi dan diskusi interaktif, peserta kembali mengikuti post-test guna mengetahui peningkatan pemahaman mereka.
Tim pelaksana menjelaskan bahwa penggunaan media video dipilih karena lebih menarik, mudah dipahami, serta dapat diputar ulang.
Selain ditayangkan saat kegiatan kelas ibu hamil dan layanan antenatal care (ANC), video juga dibagikan melalui aplikasi WhatsApp agar dapat diakses kembali oleh peserta dan keluarga di rumah.
Petugas kesehatan Puskesmas 4 Ulu menyambut baik inovasi tersebut. Selama ini, edukasi gizi lebih banyak dilakukan melalui metode ceramah, sehingga penyampaian materi belum selalu optimal.
Dengan media visual, diharapkan pesan kesehatan lebih mudah dipahami, terutama bagi ibu dengan tingkat literasi kesehatan yang beragam.
Anemia pada ibu hamil masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Kondisi ini berisiko menyebabkan kelelahan, perdarahan, bayi lahir dengan berat badan rendah, hingga meningkatkan risiko stunting.
Oleh karena itu, kepatuhan dalam mengonsumsi TTD secara rutin menjadi langkah penting dalam pencegahan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan, kesadaran, serta perubahan perilaku ibu hamil dalam memenuhi kebutuhan zat besi selama kehamilan.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan dalam mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah kerja Puskesmas 4 Ulu Palembang.
(**)











