Palembang, Sumselupdate.com – Satres Narkoba Polrestabes Palembang, dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Shandi Nugroho, melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan empat laporan polisi, yang berlangsung di aula Satres Narkoba Polrestabes Palembang, pada Selasa (24/2/2026) sore.
Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Palembang Ratu Dewa, serta Kapolrestabes Palembang Sonny Mahar Budi Adityawan.
Untuk barang bukti yang dimusnahkan berupa shabu-shabu seberat 8.282 gram, 770 butir pil ekstasi, serta 108 cartridge etomidate yang merupakan hasil ungkap kasus dari empat laporan polisi berbeda di dalam rentang waktu tahun 2026.
Irjen Pol Shandi Nugroho, menegaskan bahwa ancaman ini tidak bisa dianggap biasa.
“Polda Sumsel menyatakan perang total terhadap narkoba. Setiap jaringan, termasuk yang terindikasi lintas negara, akan kami tindak tanpa kompromi. Negara tidak boleh kalah oleh sindikat internasional,” tegas Kapolda Sumsel.
Sementara Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Palembang.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran Narkotika di Kota Palembang. Hari ini kami musnahkan barang bukti Shabu-shabu seberat 8.282 gram, 770 butir Ekstasi, dan 108 Cartridge Etomidate hasil pengungkapan empat laporan polisi,” jelasnya.
Dari total barang bukti yang berhasil diamankan, lanjut Sonny, pihaknya memperkirakan telah menyelamatkan puluhan ribu masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Dari pengungkapan ini, kami perkirakan kurang lebih 66.000 jiwa berhasil kami selamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam melindungi generasi bangsa,” terangnya.
Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dan transparan yang disaksikan para pejabat yang hadir. Dimana barang bukti shabu dan ekstasi dihancurkan dengan cara diblender, kemudian dicampur dengan cairan pembersih toilet agar tidak dapat digunakan kembali. Sementara cartridge etomidate turut dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Di tempat yang sama, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberantasan narkoba di wilayahnya.
“Kami Pemerintah Kota Palembang tentu mendukung penuh langkah kepolisian. Narkoba adalah musuh bersama, dan pemberantasannya membutuhkan sinergi semua pihak,” tuturnya. (**)











