Kolaborasi AI Indonesia–China Menguat, TVRI Gandeng Guangxi

Writer: - Selasa, 10 Februari 2026
Foto yang diabadikan pada 19 September 2025 ini menunjukkan seorang pengunjung sedang menjajal mesin pendamping pembacaan, yang didukung AI, untuk anak-anak, di sebuah pameran di Nanning, ibu kota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan. (Xinhua)

Jakarta, Sumselupdate.com Indonesia dan China terus memperluas kerja sama pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di berbagai sektor, termasuk industri penyiaran.

Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) menjajaki peluang kerja sama penggunaan AI dengan Pemerintah Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan.

Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, mengatakan TVRI terbuka menjalin kolaborasi yang lebih luas dengan mitra internasional, tidak hanya terbatas pada pertukaran berita atau program, tetapi juga produksi bersama dengan memanfaatkan teknologi AI.

“TVRI terbuka untuk menjalin kerja sama yang lebih luas, tidak hanya sebatas pertukaran berita atau program, tetapi juga produksi bersama dengan menggunakan AI,” kata Iman saat menerima kunjungan delegasi pemerintah Guangxi di Jakarta, pekan lalu.

Menurutnya, kerja sama tersebut berpotensi menghadirkan program yang berkualitas dan relevan bagi masyarakat kedua negara. Salah satu bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan adalah produksi program pariwisata atau dokumenter, seiring tingginya jumlah wisatawan asal China yang berkunjung ke Indonesia.

Delegasi Guangxi dipimpin oleh Direktur Kantor Informasi Pemerintah Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Li Pan. Ia menyebutkan, kolaborasi dapat diwujudkan melalui produksi dokumenter maupun film pendek berbasis teknologi AI.

Li berharap kerja sama ini mampu memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan China, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan budaya masing-masing negara kepada masyarakat luas.

“AI memungkinkan lembaga penyiaran memahami pola tontonan masyarakat tanpa menghilangkan peran manusia sebagai pengambil keputusan utama,” ujarnya dalam pertemuan yang digelar Rabu (4/2).

Ia juga berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan tayangan inovatif serta memperkuat peran media sebagai jembatan komunikasi antarnegara di era digital.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts