Surakarta, Sumselupdate.com – Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (ReJo) Prabowo-Gibran, Muhammad Rahmad, buka suara terkait pertemuan dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yakni Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis, dengan Jokowi di Surakarta, Kamis (8/1/2026).
Rahmad membenarkan adanya pertemuan yang berlangsung di kediaman Jokowi tersebut. Ia menyebut pertemuan berlangsung tertutup dan penuh suasana emosional.
Dalam pertemuan itu, Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis didampingi Ketua Umum ReJo Prabowo-Gibran Darmizal serta Sekjen ReJo Muhammad Rahmad. Turut hadir pula pengacara Eggy Sudjana, Elida Netty.
“Memang benar pada 8 Januari kemarin hari Kamis, kami bersama Bapak Darmizal mendampingi Bapak Eggy Sudjana, Bapak Damai Hari Lubis, serta pengacara Ibu Elida Netty berkunjung ke kediaman Bapak Jokowi, Presiden ke-7 RI,” ujar Rahmad, Jumat (9/1/2026).
Rahmad mengatakan tidak ada dokumentasi foto maupun video dalam pertemuan tersebut karena sifatnya yang sangat terbatas dan tertutup.
“Karena pertemuan berlangsung secara tertutup, tidak sempat dilakukan pendokumentasian,” katanya.
Ia mengaku menyaksikan langsung momen haru saat Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis berpelukan erat dengan Jokowi.
“Saya menyaksikan sendiri bagaimana Pak Eggy dan Pak Damai Hari Lubis berpelukan sangat erat dengan Pak Jokowi. Kami yang hadir pun ikut berkaca-kaca,” ungkapnya.
Menurut Rahmad, pertemuan tersebut merupakan pertemuan patriotik yang patut menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta diharapkan dapat menjadi perekat persatuan bangsa.
“Mudah-mudahan pertemuan ini bisa menjadi perekat bagi persatuan dan kesatuan bangsa ke depan,” ujarnya.
Rahmad menegaskan pertemuan berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan. Jokowi disebut menyambut seluruh tamu dengan sangat baik.
“Alhamdulillah, pertemuan berjalan sangat baik dan kami semua disambut dengan hangat oleh Pak Jokowi,” katanya.
Ia menambahkan, pertemuan ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Eggy Sudjana.
“Pak Eggy Sudjana menutup pertemuan dengan memimpin doa dan mendoakan Bapak Jokowi beserta keluarga agar selalu sehat, sukses, dan dalam lindungan Allah SWT,” lanjut Rahmad.
Selain itu, Rahmad mengungkapkan bahwa sebelum pertemuan dengan Jokowi, pihaknya telah lebih dulu bertemu Eggy Sudjana pada 16 Desember 2025. Dalam pertemuan tersebut, Eggy menitipkan sebuah buku untuk disampaikan kepada Jokowi.
“Bapak Eggy memberikan satu buah buku berjudul OST JUBEDIL, singkatan dari Objektif, Sistematis, Toleran, Jujur, Benar, dan Adil, untuk disampaikan kepada Pak Jokowi,” pungkasnya.
(**)











