Palembang, Sumselupdate.com – Seorang pria berusia 40 tahun asal Sumatera Barat terpaksa diciduk Tim Opsnal Unit 3 Jatanras Polda Sumsel usai gelapkan sepeda motor milik seorang warga Banyuasin.
Menariknya, motif penggelapan sepeda motor Yamaha Nmax itu dipicu pelaku Renaldi (47) berniat meminang seorang wanita di Palembang.
Jadi gini kasusnya, Korban adalah Nopri Romadhon warga asal Banyuasin hendak menjual sepeda motornya di marketplace Facebook.
Unggahan tersebut, kemudia diminati oleh pelaku, yang kemudian mengajak korban bertemu untuk mengecek kendaraan yang dijual korban alias COD.
“Ketemuannya di dekat Pasar Palimo (KM 5), diajak cod, pelaku mengecek motor, nomor seri dan surat-suratnya,” ucap Nopri.
Baca juga : Pelaku Curanmor Santai Mondar-Mandir dan Gedor Pintu Sebelum Gasak Motor Mahasiswi
Tak hanya mengecek kelengkapan surat kendaraan korban, pelaku juga bermodus mencoba mengendarai motor korban yang kemudian membawa kabur motor tersebut.
Atas kejadian tersebut korban langsung membuat laporan polisi, setelah dilakukan penyelidikan akhirnya Tim Opsnal Sunyi Senyap Unit 3 Jatanras Polda Sumsel berhasil menangkap pelaku, pada Kamis (4/12/2025) di wilayah Palembang.
Renaldi yang digiring ke ruang penyidik mengaku nekat menggelapkan motor korban karena butuh uang untuk membeli mahar untuk pernikahannya dengan seorang wanita asal Palembang.
Baca juga : Teriakan Maling Bongkar Aksi Curanmor di Plaju, Pelaku Diamuk Massa
Pelaku menjual motor korban tersebut ke salah satu show room motor di Palembang dengan harga Rp 19,5 juta.
”Jualnya di sorum di daerah Kemuning. Rp19,5 juta dalam bentuk ditransfer, suratnya lengkap. Saya melarikan motor terus menggunakan uangnya untuk beli mahar, karena saya terpaksa,” katanya saat di wawancarai, Sabtu (6/12/2025).
Renaldi yang bekerja sebagai seorang buruh serabutan tersebut, mengaku memang sudah merencanakan aksi tersebut.
”Surat-suratnya ada di jok motor, terus saya jual ke showroom, ngakunya jual karena untuk keperluan anak. Uangnya saya beli kan emas untuk mahar, tapi sudah dikembalikan lagi oleh pihak perempuan,” ujarnya.
Renaldi ternyata merupakan seorang duda yang memiliki 1 anak yang saat ini tinggal di Palembang.
Dia mengenal calon istrinya berinisial K tersebut melalui media sosial dan rencananya akan mempersunting pada 14 Desember mendatang.
Pernikahan yang sudah direncanakan itu harus dibatalkan karena dia ditangkap polisi.
Dia mengaku terpaksa melakukan hal terus untuk memenuhi semua persiapan pernikahannya, seperti mengurus surat nikah dan mahar.
”Nikahnya sudah batal, perempuan yang membatalkan karena saya punya masalah ini (ditangkap polisi). Saya mohon maaf kepada calon dan keluarga karena saya terpaksa melakukan hal itu,” tuturnya. (**)











