Palembang, Sumselupdate.com – Seorang mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya, sudah menjadi korban kekerasan asusila yang dilakukan oleh sopir travel Indralaya, yang ditumpanginya.
Tak terima kejadian yang dialaminya, mahasiswi berusia 18 tahun yang tak ingin disebutkan namanya ini, membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang.
Dihadapan polisi, warga Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang ini, menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/9/2025), sekitar pukul 08.30 WIB, saat dirinya berada di jalan Masjid Al Ghazali, tepatnya di belakang gedung graha Sriwijaya, Kecamatan IB I Palembang.
Dimana sebelum kejadian, dirinya dari kampus Unsri Indralaya hendak pulang ke rumahnya di Kota Palembang dengan menumpangi mobil travel yang dibawa oleh terlapor Budi.
“Selama di perjalanan itu, di dalam mobil terlapor terus menanyakan info pribadi saya. Sampai di Palembang, tepatnya di lokasi kejadian, dia mengunci pintu mobil dan memaksa saya melakukan tindakan asusila, dia memegang tangan saya, dagu saya juga dipegang, terakhir paha saya pak,” jelas korban.
Baca juga : Pengacara Desak Polrestabes Palembang Usut Tuntas Kasus Kekerasan Seksual, Korban Masih Trauma
Ketika pahanya diraba oleh terlapor, diakui korban, dirinya melakukan perlawanan dan mencoba menjerit, sehingga membuat terlapor langsung membuka pintu mobil dan menurunkannya di lokasi kejadian.
“Saya tidak terima pak, oleh itulah saya laporkan kesini, saya berharap sopir mobil travel itu ditangkap,” pungkasnya.
Baca juga : Sikap Rektorat UMP Normalisasi Pelecehan Seksual Tuai Kecaman, Korban Merasa Dilukai
Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah, membenarkan adanya laporan pelapor atau korban dengan dugaan tindak pidana kekerasan asusila.
“Laporkan korban sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang unit PPA untuk melakukan penyelidikan dan menangkap terlapornya,” singkat Erwinsyah. (**)











