BKSAP Dan Staf Kongres AS Bahas Potensi Kerja Sama Strategis

Writer: - Selasa, 5 Agustus 2025
Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Ravindra Airlangga. (Foto; Sumselupdate.com/Humas DPR RI).

Jakarta, Sumselupdate.com – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menerima kunjungan dari US Congressional Staffers atau Staf Kongres Amerika Serikat.

Pertemuan yang dipimpin Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera didampingi Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Ravindra Airlangga, tersebut menitikberatkan pada studi banding antar parlemenan serta membahas isu strategis dalam bentuk sektor ekonomi, energi dan diplomasi kerja sama kedua negara.

Read More

Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Ravindra Airlangga, mengatakan, salah satu pokok pembahasan adalah mengenai perjanjian kerja sama Indonesia–Amerika Serikat yang menyangkut negosiasi tarif dan investasi di sektor mineral.

Untuk soal tarif, kata Ravindra, Amerika Serikat memberikan apresiasi atas langkah Indonesia mencari titik temu dan menyambut baik peluang untuk memperdalam kolaborasi ekonomi di berbagai sektor, khususnya dalam proses hilirisasi sektor mineral.

“Jadi selama ini banyak realisasi Indonesia di sektor mineral  dilakukan  beberapa negara. Dan AS juga ingin menjadi bagian dari proses investasi dalam downstreaming ini,” ujar Ravindra usai pertemuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (4/8/2025).

Selain membahas isu ekonomi, pertemuan juga menyinggung aspek ideologi kedua negara. Delegasi Staf Kongres AS menyoroti kesamaan nilai antara semboyan ‘Bhinneka Tunggal Ika’ milik Indonesia dan ‘E Pluribus Unum’ dari AS, yang mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman.

“Ini merupakan suatu pendekatan yang menjadi fondasi ideologis yang baik antara dua negara,” tegas Politisi Fraksi Partai Golkar ini

Menurut  Ravindra, BKSAP akan melakukan kunjungan balasan ke Amerika untuk membahas potensi kerja sama lanjutan antar kedua negara.

Potensi kerja sama, lanjut Ravindra, akan didorong dalam berbagai sektor terutama di sektor hilirisasi energi serta di bidang pendidikan, teknologi dan sains.

“Kita juga akan menjajaki bagaimana mempermudah sinergi people-to-people movement, baik dari proses visanya maupun pelindungan WNI diaspora yang bekerja di Amerika Serikat,” tegasnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts