Gerakan Pangan Murah Kembali Digelar di Pagaralam, Beras SPHP 5 Kg Cuma Rp59 Ribu, Catat Jadwal dan Lokasinya

Writer: - Minggu, 3 Agustus 2025
Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk periode Juli hingga Desember 2025. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Pagaralam, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk periode Juli hingga Desember 2025.

Program ini difokuskan pada upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya beras, guna menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Dalam kegiatan ini, beras SPHP kualitas medium dijual seharga Rp59.000 per 5 kilogram.

Read More

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagaralam, Jepri Zulfikar, SPi, MSi menjelaskan GPM merupakan langkah nyata pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan dengan harga terjangkau, sekaligus mendekatkan layanan langsung kepada masyarakat di lima kecamatan.

“Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan untuk menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen. Selain itu, ini bagian dari komitmen pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah,” ujar Jepri Zulfikar, mewakili Pj Sekretaris Daerah Kota Pagaralam, Dhanial Nasution.

Kegiatan ini akan berlangsung mulai Senin, 4 Agustus 2025, dan digelar secara bergilir di lima kecamatan, dengan lokasi sebagai berikut:

Beras SPHP kualitas medium dijual seharga Rp59.000 per 5 kilogram. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Pagaralam Selatan: Senin, 4 Agustus 2025 – Pasar Terminal Nendagung.

Pagaralam Utara: Selasa, 5 Agustus 2025 – Pasar Terminal Nendagung.

Dempo Selatan: Rabu, 6 Agustus 2025 –Pasar Kalangan Dempo Selatan.

Dempo Utara: Kamis, 7 Agustus 2025 – Pasar Rakyat Agung Lawangan.

Dempo Tengah: Jumat, 8 Agustus 2025 – Kantor Camat Dempo Tengah.

Pemerintah juga menggandeng Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog sebagai mitra dalam pendistribusian beras SPHP agar kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Ini bukan hanya soal distribusi beras murah, tapi bagaimana kita bersama-sama membangun ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Jepri.

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan program ini dengan bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah memastikan pasokan cukup dan pendistribusian merata di seluruh kecamatan.

(**)

 

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts