Pagaralam, Sumselupdate.com – Polsek Pagaralam Utara memberikan edukasi penting kepada 121 siswa baru MTS Gupi Desa Mekar Alam, Kecamatan Pagaralam Utara, dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Kamis, 17 Juli 2025.
Kegiatan ini berfokus pada pembentukan karakter dan kesadaran hukum sejak dini, melalui materi bahaya narkoba, pencegahan bullying, kepatuhan lalu lintas, serta tata tertib sekolah.
Kegiatan MPLS di MTS Gupi dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dengan suasana tertib dan kondusif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Pagaralam Utara Iptu Akhirudin SH, Kepala Sekolah MTS Gupi, Kepala Yayasan MTS Gupi, dan sejumlah anggota Polsek termasuk Kanit Provost, Kanit Patroli, Kanit Binmas serta para Bhabinkamtibmas dari beberapa kelurahan.
Kapolsek Pagaralam Utara, Iptu Akhirudin, SH menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara pihak kepolisian dan dunia pendidikan untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, beretika, dan patuh hukum.
“Kami ingin siswa sejak dini memahami dampak buruk penyalahgunaan narkoba dan bullying, serta pentingnya disiplin dalam berlalu lintas maupun menaati aturan sekolah,” tegas Iptu Akhirudin.
Dalam pemaparannya, petugas menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja saat ini sangat mengkhawatirkan dan dapat merusak masa depan generasi bangsa.
Selain itu, materi tentang bullying juga diberikan untuk mengedukasi siswa agar tidak menjadi pelaku maupun korban dari perundungan dalam bentuk apapun, termasuk cyberbullying.
Tak kalah penting, siswa juga dibekali dengan pemahaman mengenai pentingnya menaati peraturan lalu lintas serta menjunjung tinggi tata tertib sekolah seperti datang tepat waktu, menjaga kebersihan, bersikap sopan, dan tidak membawa barang terlarang ke lingkungan pendidikan.
Iptu Akhirudin menambahkan, kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan ke sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari program pembinaan karakter dan pencegahan kenakalan remaja.
“Harapan kami, melalui kegiatan MPLS seperti ini, siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki pondasi moral dan hukum yang kuat,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan dokumentasi bersama, yang menunjukkan antusiasme para siswa mengikuti MPLS yang penuh edukasi ini.
(**)











