Pangkalpinang, Sumselupdate.com – Plt Asisten Pemerintahan Kesra Kota Pangkalpinang, Ahmad Subekti mewakili Pj Walikota Pangkalpinang menghadiri acara forum komunikasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika oleh BNN Kota Pangkalpinang di Ruang Pertemuan Bapperida Kota Pangkalpinang, Rabu (21/5/2025).
Pada kesempatan itu, Plt Asisten Pemerintahan Kesra Kota Pangkalpinang, Ahmad Subekti menyampaikan Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat serius menangani masalah narkotika dan telah meng-SK-kan Kelurahan Bersinar Lontong Pancur pada tahun 2025.
“Alhamdulillah, Pangkalpinang sudah memiliki 8 Kelurahan Bersinar dan SMP Negeri 5 sebagai sekolah pertama yang mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Bersinar,” kata Subekti.
Subekti berharap masyarakat tidak mencoba-coba narkoba karena dampak negatifnya sangat besar.
“Masyarakat diharapkan jangan sampai mencoba-coba narkoba karena nantinya akan kecanduan,” ujarnya.
Kepala BNN Kota Pangkalpinang, Dra Basani R Sagala MH mengatakan, semua pihak harus terlibat dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika.
“Tidak bisa hanya dilakukan oleh BNN saja, semua harus memegang mandat itu,” kata Basani.
Basani juga menyebutkan penangkapan 2 ton narkoba oleh TNI Angkatan Laut membuktikan bahwa aspek pencegahan narkotika masih lemah di Indonesia.
“Ini membuktikan dengan adanya penangkapan 2 ton, aspek pencegahan narkotika berarti lemah yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Basani juga berbagi pesan dari seorang ibu dokter yang menyebutkan bahwa penggunaan narkoba dapat menimbulkan kerusakan saraf yang tidak dapat diperbaiki.
“Penggunaan narkoba itu akan menimbulkan saraf manusia itu tidak bisa diperbaiki,” kata Basani.
Acara ini juga menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antara semua pihak dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika.
Dengan kerja sama yang baik, diharapkan Kota Pangkalpinang dapat menjadi kota yang bersih dan bersinar anti-narkoba.











