Baturaja, Sumselupdate.com – Setelah sempat menghilang terbawa arus Sungai Ogan, tubuh Ahmad Davin Arafi (14), siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Baturaja OKU, akhirnya ditemukan sudah menjadi jenazah, Minggu (26/5/2024) sekitar pukul 17.40 WIB.
Sebelum ditemukan tak bernyawa, Ahmad Davin Arafi tenggelam setelah tubuhnya terbawa arus pada Sabtu (25/5/2024).
Jasad korban ditemukan oleh warga saat hendak mandi di sungai dalam posisi tertelungkup di dekat kebun jeruk Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, Provinsi Sumsel.
Data dihimpun di lapangan, korban hanyut di bawah arus sungai yang saat kejadian cukup deras pasca-banjir membekap Kabupaten OKU.
Korban sendiri hanyut karena pergi ke sungai untuk mengambil air untuk membersihkan kelasnya yang kotor karena kebanjiran.
Pada saat ingin mengambil air, entah kenapa korban bersikeras ingin mandi ke sungai. Namun niat korban sempat dilarang rekannya Keken karena nanti takut dimarahi guru.
Namun korban tidak mendengarkan perkataan temannya dan langsung melompat mandi ke Sungai Ogan.
Setelah melompat ke sungai, ternyata korban tidak dapat berenang, sehingga tubuhnya hanyut di aliran Sungai Ogan.
Melihat korban tenggelam, lalu teman-temannya berusaha untuk menolong. Sayang, usaha teman-temannya sia-sia, tubuh korban yang tinggal di Jalan Pahlawan Kemarung, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur, OKU, hilang ditelan arus.
Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni melalui Kasi Humas Polres OKU Iptu Ibnu Holdon mengatakan korban pertama sekali ditemukan oleh Hayati (62) ibu rumah tangga yang tinggal di Kebun Jeruk, RT 12, RW 03, Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat, OKU.
Pada saat saksi Hayati dan satu cucunya sedang mandi di sungai, tiba-tiba tubuhnya ada yang menabraknya dari belakang.
Alangkah terkejutnya Hayati saat menoleh ke belakang dia melihat sesosok mayat mengambang.
Tak pelak, Hayati langsung berteriak meminta pertolongan warga. Selanjutnya Hayati dan warga langsung menghubungi Ketua RT 12, Kelurahan Saung Naga dan menghubungi pihak kepolisan serta BPBD OKU.
Tubuh korban pun langsung dibawa ke rumah duka dan rencananya malam ini akan di kebumikan di TPU Kelurahan Ari Gading, Kecamatan Baturaja Barat, OKU.
Dari kematian korban, pihak keluarga korban sudah membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan visum atau aoutopsi.
“Peristiwa tersebut diduga diakibatkan oleh korban tidak bisa berenang serta arus sungai yang cukup deras sehingga mengakibatkan korban tenggelam dan terbawa arus,” ujar Iptu Ibnu Holdon. (**)











