Palembang, Sumselupdate.com – Nasib tragis dialami seorang pria yang tinggal di Rusun Blok 19 Lantai 3, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Sumsel ditemukan tewas dalam kondisi mengapung di aliran sungai Sekanak Lambidaro, Kamis (13/5/2024) sekitar pukul 20.30 WIB.
Belakangan diketahui korban bernama Doni Permana alias Kelvin (30). Pria malang ini kesehariannya berjualan mainan di jembatan yang ada di aliran Sungai Sekanak Lambidaro.
Jasadnya ditemukan warga tak jauh dari Jalan Datuk M Akib, RT 13, RW 2, Kelurahan 23 Ilir, Palembang tepatnya di bawah jembatan perbatasan Kelurahan 23 Ilir dan Talang Semut.
Lebih tragis lagi, menurut keterangan orang tua korban menjelaskan jika anaknya ini sejak lahir mengidap penyakit epilepsi alias ayan yang hingga kini kerap kali kambuh.
Kapolsek Ilir Barat 1 Kompol Ginanjar Aliya Sukmana, SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Muslim, SH menjelaskan sebelum ditemukan tewas, korban sempat pamitan dengan orang tuanya untuk berjualan.
“Korban biasanya berjualan dari mulai jam 7 pagi dan pulang jam 9 pagi, namun malam tadi korban tak pulang seperti biasanya, dan dicek oleh orangtuanya di tempat korban berjualan korban tidak ada di sana hanya ada jualan korban dan sendal milik korban,” ucap dia.
Barulah sekitar pukul 20.45 WIB, warga digegerkan dengan penemuan jasad yang ternyata adalah korban.
Meski demikian, pihak kepolisian hingga kini masih menyelidiki penyebab dari Kelvin (30) ditemukan tewas terapung.
“Tidak ada saksi lihat korban jatuh atau gimana, namun korban ada riwayat sakit epilepsi,” ucapnya. (**)











