Bebas Frambusia, Bupati OKU Timur Diganjar Penghargaan Kemenkes RI

Writer: - Kamis, 7 Maret 2024
Bupati OKU Timur menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI atas bebasnya Frambusia.

Martapura, Sumselupdate.com – Sepertinya prestasi terus-menerus diraih Kabupaten berjuluk Bumi Sebiduk Sehaluan ini. Yang mana diawal Maret 2024 tercatat sudah dua prestasi berhasil disabet diera kepemimpinan Bupati Ir. H, Lanosin, MT.

Sebelumnya, apresiasi diterima Bupati OKU Timur dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, berupa anugerah Adipura yang kembali digenggam.

Read More

Lalu kali ini, hanya berselang hari, Bupati menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI atas bebasnya Frambusia atau penyakit koreng di daerah yang ia pimpin.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara puncak peringatan World NTD Day di Puri Agung Convention, Hotel Grand Sahid Jaya, pada Rabu (8/5/2023) di Jakarta Pusat.

NTD sendiri adalah Neglected Tropical Diseases atau penyakit tropis yang terabaikan, yang saat ini menjadi perhatian dan perioritas pemerintah dibidang kesehatan.

Baca juga : Raih Predikat Anugerah Adipura, Bupati OKU Timur Optimis Pertahankan Prestasi

Dengan mengusung tema ‘Bersatu dan Beraksi Wujudkan Indonesia Bebas Penyakit Tropis’, Kemenkes RI berkomitmen akhiri Kusta, Frambusia, Kaki Gajah, Cacingan dan Demam Keong.

Selaras dengan komitmen Kemenkes RI itu, Kabupaten OKU Timur dinilai berhasil dalam menekan penyebaran penyakit tropis tersebut, terbukti selama tiga tahun terakhir tidak ditemukannya penyakit Frambusia di daerah lumbung pangan ini.

Hal itu tak luput dari berbagai program yang dijalankan Pemkab OKU Timur dalam aspek kesehatan diantaranya, melakukan promosi kesehatan melalui PHBS ke seluruh plosok, pemeriksaan koreng pada usia 1 sampai 12 tahun melalui posyandu dan sekolah dasar, serta jalannya puskesmas keliling ke desa-desa untuk pelacakan koreng.

Atas keberhasilan itulah akhirnya menghantarkan OKU Timur menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin kepada Bupati OKU Timur Ir. H, Lanosin, MT.

“Frambusia merupakan penyakit yang luar biasa, saya sangat bersyukur seluruh masyarakat OKU Timur bebas dari penyakit ini. Artinya, kebersihan dan lingkungan benar-benar sudah terjaga dengan baik,” ungkap Bupati usai menerima penghargaan.

Baca juga : Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, Bupati OKUT : Ini Tanggung Jawab Semua Pihak

Bupati juga mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh pihak terkait seperti tenaga kesehatan dan seluruh lapisan masyarakat yang menjaga lingkungan dengan baik sehingga selama tiga tahun kepemimpinannya tidak ditemukan penyakit tersebut.

“Penghargaan ini saya apresiasikan untuk masyarakat saya di OKU Timur,” ungkapnya lagi.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur, M. Ya’kub menerangkan, sertifikat bebas frambusia ini tak serta-merta didapat begitu saja. Banyak upaya dan kerja keras yang dilakukan.

“Penghargaan sertifikat bebas frambusia ini tidak begitu saja kita peroleh, tentu dalam upaya menjaga lingkungan kita selalu mensosialisasikan kesehatan melalui PHBS, skrining koreng dan didukung dengan adanya puskesmas keliling. Alhamdulillah dalam tiga tahun terakhir kita bebas frambusia, tentu kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati atas segala dukungannya,” ujarnya singkat.

Di sela acara juga dilakukan Launching Obat Kista dan pembacaan komitmen bersama menjaga daerah bebas frambusia dan filariasis. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts