Banjir Landa Kecamatan Benakat Muaraenim Robohkan Satu Rumah dan Warga Mengungsi ke Atap

Writer: - Minggu, 14 Januari 2024
Ribuan rumah di Kecamatan Benakat, Kabupaten Muaraenim terendam banjir. Saking tingginya air mengakibatkan sebuah rumah roboh dan dua rumah rusak akibat tergerus banjir, Minggu (14/1/2024).

Muaraenim, Sumselupdate.com – Tingginya intensitas hujan di wilayah Sumatera Selatan berdampak Sungai Enim, Lematang dan Sungai Benakat meluap.

Tak pelak, kondisi ini menyebabkan ribuan rumah  di Kecamatan Benakat, Kabupaten Muaraenim terendam banjir.

Read More

Bahkan, saking tingginya air mengakibatkan sebuah rumah roboh dan dua rumah rusak akibat tergerus banjir, Sabtu (13/1/2024).

Informasi dihimpun, peristiwa meluapnya beberapa sungai telah membanjiri beberapa desa di sepanjang bantaran Sungai Enim dan Lematang seperti di Desa Karang Raja, Muaraenim, Tanjung Raman, Guci, Rami Pasai, Padang Bindu, Pagar Dewa, Betung, Pagar Jati, Gunung Megang, dan lain-lain.

Bahkan ada satu rumah milik Yuli Martati (36), warga Dusun 1, Desa Pagar Dewa, Kecamatan Benakat, dan dua rumah rusak milik Ahmad Yani dan Agus, keduaya warga Desa Padang Bindu, Kecamatan Benakat.

Baca Juga: Banjir Ekstrem Landa Muratara, 20 Ribu Rumah dan Fasilitas Umum Terendam, 8 Jembatan Gantung Putus

Camat Benakat Hasbulah saat dikonfirmasi menerangkan dari hasil pendataan sementara, untuk rumah yang terdampak banjir mencapai ribuan rumah.

“Dari data sementara kita di Desa Rami Pasai 150 rumah, Desa Pagar Jati 415 rumah, Desa Betung 200 rumah, Desa Pagar Dewa 250 rumah, dan Desa Padang Bindu sekitar 560 rumah yang diterpa banjir. Kebanyakan warga yang memiliki rumah panggung, mengungsi ke atap rumah,” ungkapnya, Minggu (14/1/2024).

Selain itu, lanjut Hasbulah sejumlah fasilitas umum juga terkena dampak dari banjir ini.

“Untuk fasilitas umum SD 1, 2, 3, 6 untuk saat ini diliburkan. Kemudian seputaran Masjid Desa Betung terdampak banjir dan masjid Al Falah Desa Padang Bindu Dusun 3, Masjid Al Amalia Desa Padang Bindu Dusun 1, Masjid Al Fajri Desa Rami Pasai, Masjid Jamik Al-Ikhlas Desa Pagar Jati Dusun 3, SD 3 Betung tergenang air, Jembatan gantung Desa Betung, kantor Kades Betung, Kantor Bumdes Betung. Di mana salah satunya di Kantor Kades Betung terendam air dengan kedalaman 30 cm sampai 1,5 meter. Kegiatan masyarakat yang berkebun terhambat dikarnakan luapan air,” terangnya.

Baca Juga: Masyarakat Terdampak Banjir di Mura Dirikan Tenda Darurat di Pinggir Jalinsum

Hasbulah mengaku pihaknya telah mendirikan posko utama banjir dan longsor di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muaraenim. Di lokasi itu cukup strategis untuk akses ke desa-desa yang lokasinya tinggi jauh dari banjir.

“Nanti semua bantuan kita kumpulan di Posko dan akan dibagikan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Sementara di hari yang sama Pj Bupati Muara Enim H Ahmad Rizali telah melakukan pemgecekan ke Kecamatan Ujanmas dan Benakat. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts